Bank Sumsel Babel  Siap Bantu Permodalan PNS Menjelang Pensiun 
suhendri February 06, 2026 11:50 PM

MANGGAR, BABEL NEWS - Untuk menghadapi masa depan, pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Belitung Timur yang memasuki masa purnatugas bakal mendapat dukungan permodalan dari Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Manggar, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung.

Dukungan permodalan tersebut melalui berbagai skema pembiayaan dengan bunga kompetitif dan layanan perbankan yang mudah diakses.

Hal itu terungkap dalam kegiatan Sosialisasi Produk Kredit Serba Guna (KSG) bagi prapensiun dan pensiunan PNS yang digelar di Rumah Makan Fega Manggar, Selasa (3/2/2026) kemarin.

Kegiatan ini diikuti ratusan PNS Beltim yang akan pensiun pada 2026 hingga 2027.

Pimpinan BSB Cabang Manggar Syafrizal menyebutkan, sosialisasi tersebut bertujuan membuka wawasan calon pensiunan agar tetap produktif secara ekonomi setelah tidak lagi aktif sebagai aparatur sipil negara.

"Misalnya ada yang ingin membuka lahan perkebunan sawit, membeli kapal untuk usaha penangkapan ikan, atau usaha lainnya, Bank Sumsel Babel siap mendukung dari sisi pendanaan," kata Syafrizal dalam rilis BSB yang diterima Bangka Pos, Rabu (4/2/2026).

Sebagai bank daerah dan mitra strategis pemerintah, BSB berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk bagi kalangan yang telah memasuki masa purnatugas.

"Kami ingin memperkenalkan produk kredit dan layanan perbankan lainnya. Harapannya, sejak masih aktif bekerja hingga masa pensiun, mereka tetap bermitra dengan Bank Sumsel Babel," ujar Syafrizal.

Penyelia Kredit BSB Cabang Manggar, Muhammad Arrizki, menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan dua skema pembiayaan khusus bagi PNS yang memasuki masa pensiun, yakni kredit serba guna (KSG) dan kredit usaha rakyat (KUR).

Kredit serba guna bersifat fleksibel, bisa digunakan untuk kebutuhan konsumtif seperti biaya pendidikan anak, renovasi rumah, pembelian rumah, maupun kebutuhan lainnya.

Sementara itu, KUR diperuntukkan bagi pensiunan PNS yang ingin mengembangkan atau memperluas usaha produktif yang telah berjalan. Adapun salah satu syarat utama pengajuan KUR adalah usaha telah beroperasi minimal enam bulan.

"Besaran pinjaman menyesuaikan dengan nilai pensiun yang diterima, bisa mencapai ratusan juta rupiah. Untuk KUR, pembiayaan disesuaikan dengan volume usaha, kebutuhan modal, serta pengalaman usaha yang dimiliki," kata Arrizki. (*/t2)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.