TRIBUNTRENDS.COM - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) masih dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Solo.
Kesempatan ini terbuka luas bagi warga yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya tanpa dipungut biaya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyediakan layanan pemeriksaan tersebut melalui 17 puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan.
Dengan jangkauan yang merata, masyarakat dapat memilih fasilitas kesehatan terdekat dari tempat tinggal mereka.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo, Retno Erawati Wulandari, menegaskan bahwa program CKG dapat diikuti tanpa harus menunggu undangan khusus dari pihak tertentu.
Warga hanya perlu melakukan pendaftaran sebelum menjalani pemeriksaan.
“Masyarakat yang ingin memanfaatkan program CKG bisa langsung datang ke fasilitas kesehatan,” ujar Retno.
Dengan kemudahan akses tersebut, Pemkot Solo berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan sejak dini.
Baca juga: 5 Tempat Wisata Dekat Stasiun Klaten, Bisa Naik KRL, Cuma 1 Jam Perjalanan dari Solo, Instagramable
Untuk mengikuti program ini, masyarakat diminta mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat Mobile.
Retno menjelaskan, seluruh prosedur pendaftaran dilakukan secara digital.
“Kalau prosedurnya ini pakai aplikasi Satu Sehat Mobile. Terus nanti verifikasi bisa lewat identitas kependudukan digital atau di faskes. Nanti di situ ada notifikasi pemeriksaan kesehatan gratis,” ungkapnya.
Aplikasi Satu Sehat Mobile juga menyediakan informasi layanan kesehatan berdasarkan siklus hidup pengguna, mulai dari:
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melakukan skrining kesehatan secara gratis untuk mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini.
Retno berharap masyarakat dapat memanfaatkan program CKG sebaik mungkin.
Menurutnya, deteksi dini menjadi kunci dalam pencegahan penyakit yang lebih serius.
“Harapannya masyarakat akan lebih sehat dengan diketahui faktor risiko penyakitnya lebih dini. Harapannya bisa dikelola lebih dini sehingga tidak terjadi risiko yang lebih lanjut lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Solo Respati Ardi menargetkan cakupan pemeriksaan CKG pada tahun 2026 mencapai 60 persen.
Target ini lebih tinggi dibandingkan target dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebesar 46 persen.
“Kami ditargetkan CKG oleh Kemenkes 46 persen. Kami menargetkan sendiri 60 persen bisa tercapai di 2026,” kata Respati.
Adapun pada tahun 2025, capaian sasaran CKG di Kota Solo telah mencapai 47 persen, lebih tinggi dari target Kemenkes sebesar 36 persen.
Selain itu, Respati menambahkan bahwa skrining human papilloma virus (HPV) DNA untuk mendeteksi virus penyebab kanker serviks juga terus berjalan dan telah menyasar 3.500 orang di Kota Solo.
Dengan layanan yang masih tersedia di seluruh puskesmas, Pemkot Solo mengajak masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan kesehatan demi mencegah penyakit sejak dini.
(TribunTrends/TribunSolo)