Jatim Terpopuler: 4 Bocil di Ponorogo Tenggelam di Sungai - Gempa Pacitan Guncang Sejumlah Wilayah
Samsul Arifin February 07, 2026 07:14 AM

Baca juga: Fakta Pilu 4 Bocil Tenggelam di Ponorogo: Kedalaman Air 140 Cm Lampaui Tinggi Badan Korban

Empat Bocil di Jambon Ponorogo Tenggelam di Sungai 

4 bocah cilik (bocil) berusia TK dan SD di Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jatim tewas tenggelam di sungai kecil, Jumat (6/2/2026).

4 bocil tersebut telah dibawa ke Puskesmas Jambon sesaat setelah kejadian tenggelam. Namun, nyawa keempat bocil  tersebut tak tertolong.

Pantauan Tribunjatim.com di Puskesmas Jambon, orang tua menangis histeris ketika mengetahui bahwa keempat anak mereka tewas tenggelam di sungai.

Keempat bocil itu adalah JN (4), AP (4), SK (4) dan Alwi (7). Adalah 3 perempuan dan 1 laki-laki. Yang membawa 4 bocil ke Puskesmas Jambon adalah orang tuanya.

“Itu nggak ada yang tahu, yang tahu mungkin ortunya, tapi belum bisa dikonfirmasi. Yang nolong juga orang tua,” ungkap Perangkat Desa Sidoharjo, Suwarto, Jumat sore.

Suwarto mengaku belum tahu pasti kejadiannya. Hanya saja 4 bocil dibawa ke Puskesmas Jambon bada shalat Jumat.

“Kejadian jam berapa belum ada yang tahu. Yang tahu pertama belum tahu juga. Tahu-tahu sudah sampek sini,” pungkasnya.

Kondisi Sungai dan Penemuan

Orang tua mereka menemukan dalam kondisi mengapung di sungai kecil, usai pencarian yang dilakukan karena mereka tak kunjung balik.

“Yang menemukan itu orang tua anaknya. 2 masih mengapung, 2 lainnya masih di dalam begitu,” ungkap salah satu tetangga korban, Sumaji, Jumat (6/2/2026).

Dia menjelaskan bahwa kedalaman sungai kecil itu sampai 140 centimeter. Padahal keempat korban tidak ada yang sampai 140 centimeter.

“Ditemukan jam 11 sebelum jumatan. Orang tuanya mencari karena memang main tapi ndak pulang. Tahu-tahu disini,” paparnya,

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengaku saat ini korps bhayangkara melakukan olah tkp. “Yang jelas memang kecelakaan murni,” pungkasnya.

Tindakan Polisi dan Keluarga

4 bocah cilik (bocil) berusia TK dan SD di Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jatim tewas tenggelam di sungai kecil, Jumat (6/2/2026).

4 bocil tersebut telah dibawa ke Puskesmas Jambon sesaat setelah kejadian tenggelam. Namun, nyawa keempat bocil  tersebut tak tertolong.

Pantauan Tribunjatim Network di Puskesmas Jambon, orang tua menangis histeris ketika mengetahui bahwa keempat anak mereka tewas tenggelam di sungai.

Keempat bocil itu adalah JN (7), AP (4), SK (4) dan Alwi (4) . Adalah 3 perempuan dan 1 laki-laki. Yang membawa 4 bocil ke Puskesmas Jambon adalah orang tuanya.

====> Baca Selengkapnya

Gempa di Pacitan 15 Bangunan Rusak dan Guncang Sejumlah Wilayah di Jawa Timur

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan mencatat ada 15 bangunan rusak akibat gempa bermagnitudo 6.4.

Diketahui Gempa bumi bermagnitudo 6.4 mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari.

Berdasarkan akun X BMKG menyebutkan bahwa Gempa Magnitudo 6.4,

Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 wib. Lokasi 8.99 Lintang Selatan, 111,18 Bujur Timur. 90 kilometer Tenggara Pacitan Jatim, kedalaman 10 kilometer.

Baca juga: Dampak Gempa M 6,4 Pacitan: 7 Rumah di Trenggalek Rusak, Warga Terpaksa Bertahan di Bangunan Ambrol

Sebaran Kerusakan Bangunan

“Ada 15 bangunan terdampak gempa,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Radite Suryo Anggono, Jumat (6/2/2026).

Radite menjelaskan data tersebut final. Petugas masih melakukan asesment di berbagai lokasi. Tentu akan update seiring waktu.

“Tersebar di sejumlah wilayah. Ada Pacitan kota, Arjosari, Nawangan, Pringkuku. Proses asesment tambah data mungkin ada yang belum lapor,” kata Radite

Selain bangunan rumah, juga ada bangunan sekolah. Adalah SMPN 4 Sembowo Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, Jatim.

“Ada rumah, ada pul sekolah. Tetap waspada karena beberapa kali Gempa susulan dengan skala yang kecil,” pungkasnya.

Warga diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan berikutnya, serta segera melaporkan jika ditemukan kerusakan bangunan yang membahayakan keselamatan.

Sejumlah wilayah dari Ponorogo, Blitar, Trenggalek, Nganjuk terdampak gempa

====> Baca Selengkapnya 

Harlah 1 Abad NU di Malang, Jemaah Bisa Lihat Panduan di Aplikasi Mikrosite

Masyarakat umum maupun jemaah kini tak perlu khawatir atau kebingungan mengenai informasi kegiatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana Malang pada 7-8 Februari 2026.

Terutama saat ingin mencari, rundown kegiatan, lokasi parkir, lokasi drop zone jemaah, informasi masjid terdekat maupun rumah sakit terdekat.

Segala macam informasi penting berkaitan dengan Harlah 1 Abad NU itu sudah bisa diakses melalui sebuah mikrosite atau tautan cepat s.id/Makota2026.

Tautan yang diinisiasi oleh Polresta Malang Kota itu diharapkan dapat menjadi pedoman bagi para jemaah dalam kegiatan akbar ini.

Diperkirakan, Harlah 1 Abad NU akan dihadiri oleh sekitar 100 ribu jemaah dari berbagai daerah di Indonesia. 

Bahkan, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan hadir pada agenda puncak peringatan 1 Abad NU tersebut.

Mikrosite Mudahkan Peserta Mujahadah Kubro

Kapolresta Malang Kota Kombes Putu Kholis Aryana menjelaskan, mikrosite ini disiapkan untuk memudahkan masyarakat mengakses seluruh informasi penting terkait pelaksanaan Mujahadah Kubro.

"Mikrosite atau website ini bisa diakses dengan cepat melalui tautan s.id/Makota2026,"

"Di dalamnya sudah kami siapkan seluruh informasi yang dibutuhkan jemaah selama mengikuti kegiatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU," ujar Putu Kholis, Kamis (5/2/2026).

Dalam mikrosite tersebut, jemaah dapat menemukan panduan lengkap mulai dari jadwal acara, lokasi masjid terdekat, rumah sakit rujukan, hingga kantong-kantong parkir yang telah disiapkan oleh panitia dan aparat keamanan.

Fitur ini diharapkan dapat membantu jemaah, khususnya yang berasal dari luar Kota Malang, agar tidak kesulitan mencari lokasi selama kegiatan berlangsung.

"Kami lengkapi seluruh informasi dengan alamat dan peta digital supaya jemaah bisa langsung mengakses dan menyesuaikan perjalanan mereka," jelasnya.

Dapat Diakses secara Umum

Mantan Kapolres Malang itu menegaskan, mikrosite ini dapat diakses secara umum dan menjadi salah satu upaya untuk mendukung kelancaran, keamanan, serta kenyamanan seluruh rangkaian Mujahadah Kubro 1 Abad NU.

"Harapannya, dengan panduan ini, kegiatan bisa berjalan aman, tertib, dan lancar, serta jemaah merasa lebih nyaman selama berada di Kota Malang," tandasnya.

 ====> Baca Selengkapnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.