Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun, resmi membuka gelaran Parapatan Luhur di Graha Krida Budaya, Jalan Merak Nomor 10, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat malam (6/2/2026).
Selain dihadiri para pengurus, pertemuan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, dan belasan perwakilan perguruan silat yang tergabung dalam Paguyuban Pencak Silat Kabupaten/Kota Madiun.
Ketua Umum PSHT Pusat Madiun Kangmas R. Moerdjoko, dalam sambutannya mengatakan, Parapatan Luhur merupakan mekanisme organisasi yang telah diatur dalam AD/ART, serta dilaksanakan dalam kurun waktu 5 tahun sekali.
“Keluarga besar SH Terate harus membangun persaudaraan, dan keluhuran budi. SH Terate adalah persaudaraan yang tumbuh dari hati ke hati, tulus ikhlas, dan tidak membedakan suku, agama, ras, golongan, pangkat, derajat,” ujar Moerdjoko.
Baca juga: Parapatan Luhur PSHT 2026 Digelar di Madiun, 35 Negara Ikut Berpartisipasi
Pada kesempatan ini, pihaknya mengajak para warga untuk menjaga kerukunan, kebersamaan, dan berkomitmen meneruskan ajaran dari Ki Hadjar Hardjo Utomo, yakni menumbuhkan watak jiwa patriotisme, cinta tanah air, bangsa dan negara.
Ia juga menegaskan, SH Terate lahir dari Paguron, yang berarti tidak meninggalkan sifat menghormati kepada tokoh lebih tua.
“Namun dengan perkembangannya SH Terate juga memiliki suatu pandangan atau sikap bahwa tidak berafiliasi, tidak bersifat, tidak terikat dengan partai politik ataupun organisasi massa yang lain,” tegasnya.
“Kami berdiri dengan hati nurani dan tetap teguh untuk menjaga apa yang diwariskan oleh pendiri kami, yaitu watak dan jiwa patriotisme,” tutup Moerdjoko.
Di tempat yang sama,Ketua Dewan Pusat PSHT Kangmas H. Issoebiantoro, menyatakan, Parapatan Luhur adalah momentum yang akan menentukan arah kebijakan organisasi, dalam 5 tahun ke depan.
“SH Terate telah hidup di tengah masyarakat dengan segala dinamika, selalu konsisten dan komitmen dalam pengabdian kehidupan masa lalu, maupun masa yang akan datang,” ucapnya.
Baca juga: Paguyuban Pencak Silat Madiun Siapkan Satgas Jelang Parapatan Luhur 2026
Dirinya juga mengungkapkan, PSHT Selalu berperan aktif membantu dan turut serta berperan aktif, dalam pembinaan mental spiritual anak bangsa, pengembangan olahraga, hingga menjaga nilai-nilai budaya asli bangsa Indonesia.
Hal ini sejalan dengan tema Parapatan Luhur, yaitu meneguhkan jati diri SH Terate untuk memperkokoh solidaritas organisasi dan memperkuat jiwa nasionalisme.
“Tetap jaga persaudaraan, kekompakan, keamanan, ketertiban agar membawa keberkahan, kebaikan, kemajuan untuk organisasi tercinta,” tandas Issoebiantoro.