Program Grebek Makam Wali Kota, TPU di Bandar Lampung Dipagar dan Dibersihkan Rutin
Reny Fitriani February 07, 2026 11:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menginstruksikan seluruh kelurahan di kecamatan Kota Bandar Lampung melaksanakan Grebek Makam.

Dimana program tersebut dimaskudkan agar Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Bandar Lampung dipagar cantik dan dibersihkan rutin.

Hal ini agar makan menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan suci Ramadan, sekaligus menjawab kebutuhan warga yang selama ini menjadikan ziarah kubur sebagai tradisi penting menjelang hari-hari besar keagamaan.

Camat Panjang Hendry Sampurna Jaya, yang memberikan keterangan mewakili Forum Camat se-Bandar Lampung, menegaskan bahwa Grebek Makam merupakan mandat langsung dari wali kota dan bukan sekadar kegiatan kerja bakti biasa.

"Ini instruksi langsung dari Ibu Wali Kota. Bukan hanya bersih-bersih, tapi gerakan masif yang melibatkan semua unsur, mulai dari pimpinan kecamatan, kelurahan, hingga masyarakat," kata Hendry, Sabtu (7/2/2026).

Menurut Hendry, tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan seluruh TPU berada dalam kondisi bersih dan layak dikunjungi menjelang Ramadan, sehingga masyarakat dapat berziarah dengan aman dan nyaman.

"Ibu Wali Kota ingin memastikan makam-makam bersih sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antara pamong dan masyarakat di sekitar TPU," ujarnya.

Tak hanya difokuskan menjelang Ramadan, Hendri menyebut Grebek Makam diproyeksikan menjadi kegiatan berkelanjutan.

Pemkot Bandar Lampung berencana kembali mengintensifkan aksi serupa menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Kita tahu, nyekar atau ziarah kubur sudah menjadi tradisi yang mengakar kuat di tengah masyarakat, baik menjelang Ramadan maupun saat Lebaran. Pemerintah ingin hadir untuk memastikan kenyamanan warga saat menjalankan tradisi tersebut," jelas Hendry.

Ia menambahkan, dengan adanya Grebek Makam, kondisi TPU diharapkan jauh dari kesan semak belukar dan rumput liar yang selama ini kerap dikeluhkan warga.

"Dengan kegiatan ini, masyarakat bisa berziarah dengan lebih nyaman, kegiatannya berjalan lancar, dan kebersihannya benar-benar dirasakan langsung. Tidak ada lagi kesan angker yang mengganggu kekhusyukan doa," tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, Grebek Makam mengedepankan semangat gotong royong.

Personel yang terlibat sangat beragam, mulai dari Kepala Lingkungan (Kaling), aparatur kelurahan dan kecamatan, organisasi keagamaan, hingga warga setempat.

"Semuanya turun tangan. Kita mengajak warga dan organisasi yang ada di kelurahan untuk bersatu padu membersihkan TPU," tegas Hendry.

Lebih lanjut, Hendri memastikan bahwa Grebek Makam tidak bersifat insidentil atau sekali jalan.

Sesuai arahan Wali Kota Bandar Lampung, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap satu hingga tiga bulan sekali.

"Tujuannya agar kebersihan TPU bisa terjaga secara konsisten, bukan hanya saat momen tertentu," katanya.

Selain aspek kebersihan, Pemkot Bandar Lampung juga menaruh perhatian serius pada penataan fisik area pemakaman.

Salah satunya melalui program pembangunan pagar TPU yang telah digulirkan secara bertahap sejak tahun 2024 dan 2025.

Hendry mengungkapkan, pembangunan pagar makam tersebut akan kembali dilanjutkan pada tahun ini sebagai bagian dari komitmen Wali Kota dalam memperindah wajah kota secara menyeluruh.

"Pembangunan pagar-pagar makam ini sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Tahun ini akan kembali dilanjutkan agar TPU terlihat lebih rapi, tertata, dan modern," ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan pagar yang rapi juga diharapkan mampu mengubah stigma negatif terhadap area pemakaman yang selama ini identik dengan kesan kumuh dan angker.

"Dengan penataan yang baik, TPU bisa menjadi kawasan yang lebih ramah dan nyaman bagi masyarakat," ujarnya.

Melalui program Grebek Makam dan pembangunan infrastruktur pendukung, Pemkot Bandar Lampung berharap pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam hal fasilitas pemakaman dan tradisi ziarah kubur, dapat terus ditingkatkan.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.