Warga Tanggamus Tewas Akibat Luka Berat Tertimpa Pohon yang Ditebangnya
taryono February 07, 2026 11:19 AM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Tanggamus – Kamilin (61), seorang buruh harian tewas, meninggal dunia dengan luka berat di kepala akibat tertimpa pohon yang ditebangnya.

Peristiwa terjadi di Pekon Simpang Kanan, Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus, Lampung, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. 

Pohon tersebut merupakan pohon Kamilin yang tubuh di kebun warga bernama Mingun. 

Kapolsek Sumberejo Polres Tanggamus AKP Zulkarnaen mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kejadian bermula saat korban menebang pohon salam menggunakan alat pemotong kayu jenis jigsaw. 

Pada saat proses penebangan, pohon tersebut roboh dan menimpa tubuh korban hingga mengakibatkan luka berat di bagian kepala.

Baca juga: Mangkraknya Jembatan, Pelajar Lampung Timur Harus Antre Perahu Sejam Setiap Pagi

Saksi Yato (68), yang saat itu hendak mencari rumput di sekitar lokasi, melihat korban sudah tergeletak di tanah dengan posisi tubuh tertimpa pohon. 

Saksi kemudian berteriak meminta bantuan kepada Suyanto (65) serta warga sekitar untuk memberikan pertolongan.

“Warga bersama saksi berusaha mengevakuasi korban dengan memindahkan batang pohon yang menimpa tubuhnya dan menghubungi Polsek Sumberejo,” jelasnya.

Dirinya mengungkap, setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya bersama tenaga kesehatan tiba di lokasi, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan awal oleh petugas kesehatan, korban mengalami luka serius di bagian kepala, terdapat pembengkakan di kepala bagian belakang samping, serta darah keluar dari hidung dan telinga. 

"Korban meninggal dunia diduga akibat tertimpa pohon yang sedang ditebangnya sendiri dan tidak ditemukan unsur tindak pidana,” ungkapnya.

Zulkarnain menambahkan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan tindakan autopsi.

“Atas permintaan keluarga, jenazah tidak dilakukan otopsi dan langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di TPU Pekon Simpang Kanan," ujarnya.

Kesempatan itu, Zulkarnain mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memperhatikan faktor keselamatan saat melakukan aktivitas penebangan pohon guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

“Kami mengingatkan warga untuk tidak mengabaikan keselamatan kerja saat menebang pohon. Pastikan kondisi sekitar aman dan gunakan cara yang tepat agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” imbaunya. 

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.