Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula Pelu
TRIBUNAMBON.COM - Pastikan telusuri aktivitas ilegal perahu layar mewah atau yacht di Teluk Ambon, Bea Cukai Maluku segera panggil pihak terkait.
Ialah Johanis Stevanus Dahoklory selaku kapten kapal yacht dengan nama Akkur itu.
Dikonfirmasi TribunAmbon, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Bea Cukai Ambon, Nauval Hafiluddin mengatakan dalam waktu dekat yang bersangkutan dipanggil.
Namun belum dipastikan kapan pemanggilan.
"Untuk hari dan tanggal persisnya kita belum bisa informasikan. Tapi segera dalam waktu dekat ini," kata Nauval, Sabtu (7/2/2026) pagi.
Sementara itu, Johanis yang dikonfrimasi mengaku aktivitas wisata yacht sementara dihentikan.
"Seharusnya di stop dulu sampai ada pentunjuk selanjutnya. Tapi kalo tamunya Saudara/keluarga sendiri yah jalan saja, tidak melanggar peraturan," ujarnya, Jumat (6/2/2026) malam.
Baca juga: Siap-siap Diciduk! Polisi Kantongi Daftar Nama Penyebar Video Asusila GEGP
Baca juga: Bea Cukai Ambon Bantah Biarkan Yacht Beroperasi Ilegal di Teluk Ambon, Farid: Akan Ditelusuri
"Haloo tamang2, yg mau sewa kapall par jalan2 dlm Teluk Ambon menggunakan kapal layarr yang sma ad di vidioo ini. boleh infoo bt yaaahh", tulis @Blandysilooy__ dalam unggahan video tampak yacht berbeda Malaysia yang tengah berlabuh.
Video itu disematkan di kolom pertama beranda laman TikTok dan sudah 73 ribu tayang, 210 komentar dan dibagikan sebanyak 1.045 hingga hari ini, Jumat (6/2/2026).
Tak sedikit akun menanyakan cara bocking hingga berapa tarif per Trip.
"DM bt yah kaka," kata @Blandysilooy__ membalas pertanyaan warganet di kolom komentar.
Dikonfirmasi TribunAmbon.com, Johni yang juga kapten kapal membenarkan ada tarif yang dikenakan, yakni Rp 1.500.000 per trip (Di Luar Biaya Sewa Drone).
Dijelaskan tarif itu hanya sekedar untuk ongkos BBM, tak bernilai keuntungan yang memperkaya.
Hitungannya, nominal tersebut jauh sangat murah dibanding tarif ideal yang mencapai puluhan juta.
Hanya karena berniat bagi kebahagian sekaligus untuk mendorong wisata di Teluk Ambon, harga sewa itu senilai kurang dari dua juta.
"Super super diskon," cetus Jhoni.
Impor sementara membatasi yacht difungsikan untuk tujuan komersial. (*)