TRIBUNMANADO.CO.ID, Bolaang Uki - Sebagai wujud komitmen nyata menjaga kelestarian lingkungan, Bupati Bolsel H Iskandar Kamaru mengikuti aksi penanaman pohon serentak di eks tambang Desa Pusian, Kabupaten Bolaang Mongondow, Jumat 6 Februari 2026.
Dari Kantor Bupati Bolsel ke Desa Pusian Bolmong jaraknya kurang lebih 65 km dengan waktu tempuh sekira 90 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor.
Kegiatan yang juga dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Jacob H Pettipellohy, Bupati Bolmong Yusra Alhabsy, bersama unsur Forkopimda Sulut ini menjadi simbol kolaborasi lintas daerah dan institusi dalam upaya pemulihan lingkungan serta rehabilitasi lahan pascatambang di wilayah Totabuan.
Diketahui, penanaman pohon tersebut menitikberatkan pada tiga tujuan utama, yakni rehabilitasi lingkungan untuk memulihkan fungsi lahan yang terdampak aktivitas pertambangan, penguatan sinergi antar daerah antara Pemkab Bolsel, Pemkab Bolmong, dan Forkopimda Sulut dalam isu lingkungan hidup, serta menjaga keberlanjutan alam melalui langkah preventif menghadapi potensi bencana dan menjaga keseimbangan ekosistem hutan.
Bupati Iskandar menegaskan bahwa kehadiran Pemkab Bolsel dalam kegiatan itu merupakan wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Kehadiran kami disini adalah bentuk dukungan moral sekaligus komitmen bersama untuk memulihkan dan menjaga kelestarian alam di tanah Totabuan," ujarnya.
"Lingkungan adalah warisan yang harus kita jaga bersama lintas daerah dan lintas generasi,” tegasnya.
Orang nomor satu Bolsel ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antar pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar upaya rehabilitasi lingkungan tidak bersifat seremonial, melainkan berdampak nyata bagi masyarakat dan alam.
“Rehabilitasi lahan pascatambang tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi, konsistensi, dan tanggung jawab bersama agar lingkungan kembali produktif dan aman bagi masyarakat,” tandasnya.
(TribunManado.co.id/Nie)