SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sriwijaya FC resmi melakukan perombakan besar-besaran jelang putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26. Dari skuad lama, hanya kiper Rangga Pratama dan winger muda Mukhti Arya Muslim yang masih bertahan. Selebihnya, tim berjuluk Elang Andalas benar-benar melakukan “reset total” dengan mendatangkan puluhan wajah baru lewat Training Camp (TC) di Sawangan, Depok, Jawa Barat.
TC Sriwijaya FC di Sawangan, Depok, Jawa Barat yang berlangsung 3–6 Februari 2026 ini dipimpin langsung oleh coach Iwan Setiawan bersama jajaran pelatih kiper Gary Anggrana, Tedi Berlian, Joe Berry, dan Lutfi. Sebanyak 50 pemain mengikuti seleksi ketat demi mendapatkan tempat di skuat utama.
“Rangga Pratama dan Mukhti Arya Muslim pemain lama yang masuk didaftarkan pada bursa transfer hingga semalam. Selebihnya pemain baru semua,” ungkap Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Joe Berry.
Mukhti Arya Musli sang pencetak gol cepat, sedangkan Rangga Pratama jadi benteng terakhir Sriwijaya FC yang masih dipertahankan di putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26.
Wajah Baru Elang Andalas
Beberapa nama anyar yang mencuri perhatian antara lain:
Menurut tim pelatih, keputusan merombak skuat Sriwijaya FC ini tak lepas dari kebutuhan memperbaiki performa tim dan menyesuaikan dengan keterbatasan anggaran.
Mukhti Arya, Harapan Muda dari Sulawesi Tenggara
Di tengah badai perombakan, Mukhti Arya Muslim menjadi sorotan. Pemain kelahiran Raha, Sulawesi Tenggara, 9 Juni 2005 ini mencetak gol cepat di menit ke-14 saat Sriwijaya FC kalah 2-5 dari PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (4/1/2026). Meski bursa transfer terbuka, jebolan ASIOP ini memilih bertahan demi menambah jam terbang.
Mukhti Arya Muslim yang juga bisa bermain sebagai fullback kiri-kanan mengaku prihatin dengan kondisi tim yang sempat hanya menyisakan 17 pemain dan latihan seadanya. Namun ia tetap optimis:
“Harapan saya, ke depan Sriwijaya bisa lebih baik lagi,” ujar Mukhti.
Baca juga: Botak is Back! Sriwijaya FC Kembali Rekrut Mohamad Fadil Redian
Sriwijaya FC kini benar-benar memulai lembaran baru. Dengan kombinasi pemain muda penuh semangat dan wajah-wajah baru berpengalaman, Elang Andalas mencoba bangkit dari keterpurukan. Dua pemain lama, Rangga Pratama dan Mukhti Arya Muslim, menjadi simbol harapan sekaligus penghubung masa lalu dan masa depan klub kebanggaan Sumatera Selatan.