WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, memindahkan narapidana ke Nusakambangan, Jawa Tengah, Sabtu (7/2/2026) dini hari.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) DKI Jakarta memindahkan para narapidana itu karena memiliki risiko tinggi.
Saat dipindahkan, kedua tangan para narapidana diikat menggunakan kabel tis, matanya ditutup dan berbaris sambil memegang pundak rekannya.
Baca juga: Dua Napi Lapas Cipinang Jadi Otak Peredaran Narkoba Vape Etomidate, Kendalikan Jaringan dari Penjara
Ada tiga bus besar yang digunakan pihak Lapas Kelas I Cipinang untuk mengantar para narapidana berkaos biru tulisan 'Warga Binaan Lapas' ke Nusakambangan.
Setibanya di dermaga Cilacap, Jawa Tengah, mereka kembali disusun menjadi 10 barisan memanjang ke belakang.
Di atas kapal besar, ratusan narapidana duduk dengan pengawalan ketat aparat gabungan.
Baca juga: Warga Binaan dan Napi di Rutan Depok Bakal Dikuliahkan Gratis, Putus Mata Rantai Kejahatan
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menjelaskan, ada 220 warga binaan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.
Proses pemindahan dilaksanakan dengan pengamanan ketat, melibatkan unsur petugas pengamanan gabungan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Polres Metro Jakarta Timur, serta Petugas Lapas dan Rutan se-DKI Jakarta.
"Hal itu demi memastikan seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur," kata Wachid, Sabtu.
Baca juga: Cerita Mantan Napi yang Jadi Barista, Edarkan Narkoba demi Bantu Ibu Pasang Ring Jantung
Menurutnya, pemindahan narapidana merupakan langkah mendukung optimalisasi pembinaan, pengendalian kapasitas hunian, serta penguatan aspek keamanan.
Para narapidana ini dipindahkan karena terindikasi terlibat peredaran narkoba atau menjadi pengendali.
Demi memutus jaringan para narapidana, pihaknya memindahkan ke Lapas Nusakambangan.
Baca juga: Terungkap, Status Ammar Zoni Saat ini Adalah Napi dengan Kategori Risiko Tinggi
Lapas Nusakambangan memiliki tingkat keamanan tinggi dan diyakini jaringan narkoba para narapidana bisa terputus.
Kepala Kemanan Lapas (KPLP) Cipinang, Sumaryo, menyatakan, kesiapan pengamanan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Para narapidana dikawal berlapis sejak tahap persiapan hingga narapidana tiba di Lapas Nusakambangan.
Kepala Kanwil Ditjenpas Jakarta, Heri Azhari, mengapresiasi Lapas Kelas I Cipinang karena telah memindahkan warga binaan berisiko tinggi. (m26)