TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU - Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sejak Sabtu (7/2/2026) pagi menuai keluhan warga.
Pemadaman yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut dilakukan dalam rangka pemeliharaan jaringan oleh PLN UP3 Palembang.
Yuliani, warga Perumahan GBL, mengaku pemadaman listrik membuat bahan makanan miliknya hampir rusak.
"Ikan di kulkas hampir busuk, terpaksa saya masak semua ikan karena listrik mati lama,"keluhnya.
Ia menyebutkan pemadaman yang dilakukan oleh PLN menurutnya sering terjadi di Sekayu khususnya.
"Saya perhatikan hampir setiap wekend mati listrik, mungkin mayoritas banyak pekerja yang pulang ke Palembang jadi dilakukan perbaikan weekend saja. Kalau ada perbaikan jaringan minimal beberapa jam saja, ini sudah hampir 8 jam,"ungkapnya.
Keluhan serupa disampaikan Iwan Taruna. Ia menilai pemadaman listrik belakangan ini terlalu sering terjadi.
"Rasanya hampir tiap minggu mati. Kalau memang harus padam, minimal jangan terlalu lama, kasihan warga yang punya usaha. Saudara saya punya jualan minuman, terpaksa pakai genset, harus mengeluarkan modal lagi untuk membeli minyak,"ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Manager PLN ULP Sekayu Agus Ibnu Tsani menjelaskan bahwa pemadaman kali ini terkendala kondisi teknis di lapangan.
"Perbaikan jaringan kali ini, terkendala tiang miring, sehingga proses perbaikan membutuhkan waktu lebih lama,"ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya berupaya agar pasokan listrik kembali normal sebelum pukul 17.00 WIB. "Nanti diusahakan sebelum jam lima sore sudah kembali menyala,"ujarnya.(dho)