SURYA.CO.ID, JAKARTA - Aliran doa dan dukungan terus mengalir deras untuk kesembuhan Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono. Saat ini, politisi senior tersebut tengah berjuang melawan penyakitnya di rumah sakit.
Adi Sutarwijono dilaporkan sedang mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU RS Siloam MRCC Jakarta. Kabar ini mengejutkan banyak pihak, terutama rekan sejawat di lingkungan pemerintahan Kota Pahlawan.
Pesan berantai di berbagai grup WhatsApp politisi dan jurnalis pada Sabtu (7/2/2026) menunjukkan empati yang mendalam. Kabar menyebutkan bahwa mantan jurnalis ini didiagnosis mengidap penyakit kanker hati.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah, mengonfirmasi kondisi memprihatinkan yang dialami oleh tandemnya di kursi pimpinan dewan tersebut. Ia menyebut kondisi Adi saat ini cukup berat.
"Yang bikin kami terharu adalah dinyatakan stadium akhir. Kami akan terus mendukung dan berdoa agar Pak Ketua, Pak Adi, diparingi sembuh," ujar Laila Mufidah dengan nada getir.
Laila, yang telah mendampingi Adi selama dua periode kepemimpinan, mengenal betul karakter sosok Ketua DPC PDIP Surabaya itu. Menurutnya, Adi adalah pribadi yang sangat profesional dan santun.
Adi dikenal sebagai pemimpin yang memberikan keleluasaan kepada para wakil dan anggotanya untuk bekerja sesuai tupoksi. Komunikasinya pun dinilai sangat baik dan selalu responsif terhadap rekan-rekan kerjanya.
"Beliau tidak pernah neko-neko, santun, dan sabar. Kami merasa sangat kehilangan sosok pengarah di dewan selama beliau sakit," tambah Laila.
Senada dengan Laila, Wakil Ketua DPRD Surabaya lainnya, Bahtiyar Rifai, juga merasakan kekosongan di gedung dewan. Ia berharap doa dari masyarakat Surabaya bisa membantu proses pemulihan Adi Sutarwijono.
Berdasarkan data yang dihimpun, Adi Sutarwijono bukan orang baru di dunia publik. Sebelum terjun ke politik, ia memiliki latar belakang yang kuat di dunia jurnalistik.
Karier politiknya meroket karena kemampuannya dalam berkomunikasi dan merangkul berbagai elemen masyarakat. Kini, publik Surabaya berharap sang 'pengarah' bisa segera pulih dan kembali bertugas.
Kanker hati merupakan penyakit serius yang sering kali tidak menunjukkan gejala di tahap awal. Penting bagi masyarakat untuk melakukan deteksi dini melalui Medical Check-Up (MCU) rutin, menjaga pola makan sehat. Mari kita bersama-sama mengirimkan doa terbaik untuk kesembuhan Bapak Adi Sutarwijono agar dapat kembali mengabdi untuk warga Kota Surabaya.