Nilai Ekspor Maluku per 2025 Hanya 55,63 Juta US Dolar, Ini Presentasinya
Mesya Marasabessy February 07, 2026 07:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Dalam setahun berjalan pada 2025, nilai ekspor di Provinsi Maluku mengalami penurunan 19,23 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 lalu. 

Dengan nilai pada 2024 lalu sebesar US$68,88 juta menjadi US$55,63 juta. 

Dengan presentasi masing-masing kelompok iyalah ; 

- Kelompok bahan bakar mineral turun 57,21 persen dari US$23,29 juta menjadi US$9,97 juta.
- Kelompok ikan dan udang naik 0,47 persen dari US$45,45 juta menjadi US$45,66 juta.

Baca juga: Tekan Risiko Kecelakaan Lewat Operasi Keselamatan Salawaku Polda Maluku

Baca juga: Jadwal Kapal Maluku: Sanus 88 Siap Berlayar dari Sulut, Malut Hingga Maluku


Selain itu, penurunan tersebut disebabkan oleh menurunnya nilai ekspor ke kawasan ASEAN mencapai 100,00 persen, dan ke kawasan Asia lainnya sebesar 6,12 persen. 

Selanjutnya, ekspor ke negara kawasan luar Asia juga mengalami penurunan sebesar 78,73 persen pada periode Januari-Desember 2025.

Sementara untuk Desember 2025 saja, ekspor Maluku mencapai US$15,76 juta atau mengalami peningkatan sebesar 53,00 persen dibandingkan dengan capaian pada Desember 2024. 

“Desember 2025 yang menjadi peningkatan, tentu indikator adanya peningkatan kinerja perdagangan luar negeri di Maluku, baik sektor migas maupun nonmigas,” katanya. 

Jika dibandingkan dengan Desember 2024, ekspor ke ASEAN dan negara luar Asia lainnya masing-masing mengalami penurunan mencapai 100,00 persen 

Untuk tujuan ekspor yang memiliki peran berat ekspor di Maluku masih tetap di daerah Tiongkok.

Dengan nilai US$51,98 juta (93,43 persen), diikuti oleh Hongkong US$3,50 juta (6,29 persen). 

Sementara itu ekspor ke kawasan luar Asia pada periode tersebut berkontribusi sebesar 0,28 persen, yakni ke Amerika Serikat senilai US$0,15 juta. 

Komoditas yang diekspor pada periode tersebut yaitu bahan bakar mineral serta ikan dan udang.

Periode satu tahun 2025, Ekspor dilakukan melalui tiga pelabuhan yakni Pelabuhan Yos Sudarso di Ambon, Pelabuhan Tual di Tual, dan Pelabuhan Bula di SBT. 

Apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024, ekspor melalui Pelabuhan Tual naik 18,57 persen dan Pelabuhan Yos Sudarso naik 10,57 persen. 

Sedangkan, Bandara Pattimura dan Pelabuhan Bula, masing-masing mengalami penurunan sebesar 100,00 persen dan 57,21 persen. 

Secara keseluruhan, ekspor Maluku periode Januari-Desember 2025, yang utama dilakukan melalui Pelabuhan Yos Sudarso di Ambon dengan peranan sebesar 81,47 persen.

Sementara untuk volume ekspor Maluku mencapai 41,52 ribu ton atau mengalami penurunan sekitar 39,06 persen, dimana pada periode yang sama tahun 2024 dengan volume 68,13 ribu ton. 

Jika dilihat lebih detail, kelompok bahan bakar mineral turun sebesar 46,08 persen dan kelompok lainnya juga turun hingga mencapai 100,00 persen. 

Sementara itu, volume ekspor kelompok ikan dan udang, periode Januari hingga Desember 2025 mengalami peningkatan sebesar 13,33 persen.

Volume ekspor Maluku pada Desember 2025 sebesar 33,53 ribu ton, naik 39,25 persen dibanding Desember 2024. 

Komoditas ikan dan udang memberikan andil kenaikan sebesar 987,02 persen dan bahan bakar mineral naik 35,04 persen dibandingkan Desember 2024. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.