- Suasana sepi dan rimbun lantaran banyak pepohonan tergambarkan di PT Karabha Digdaya (KD) dan sekitarnya tepatnya di Jalan Cimanggis Boulevard, Tapos, Depok, Jawa Barat.
Lokasi itu diketahui menjadi salah satu tempat operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan eksekusi lahan di Pengadilan Negeri Depok.
Dari konferensi pers yang dilakukan KPK, di PT Kharaba Digdaya ada sejumlah pegawai yakni AND, GUN, dan salah satu tersangka, Berliana Tri Kusuma (BER) selaku Head Corporate Legal PT KD yang diamankan dalam OTT pada Kamis (5/2/2026) sekira pukul 19.18 WIB.
Mereka tertangkap setelah tersangka Yohansyah Maruanaya (YOH) selaku Jurusita PN Depok ditangkap kawasan Emerald Golf yang berada di sekitar PT Karabha Digdaya setelah penyerahan uang suap.
Dari pantauan pada Sabtu (7/2/2026), lokasi tersebut memang sepi dari aktivitas warga lantaran berada di tengah-tengah hamparan lapangan golf yang dikelola oleh PT Karabha Digdaya.
Hanya ada hilir mudik kendaraan di jalan dua arah dengan lebar kurang lebih 5 meter untuk satu arahnya.
Hal ini karena lokasi komplek itu merupakan komplek elit yang hanya ada beberapa perumahan cluster.
Sejauh pemantauan Tribunnews.com, perkampungan warga letaknya cukup jauh kurang lebih satu kilometer dari kawasan cluster hingga lapangan golf tersebut.
Sebelum masuk ke dalam area PT Karabha Digdaya, terdapat portal yang dijaga oleh sekuriti. Namun, siapapun bisa masuk tanpa ditanya terlebih dahulu keperluannya lantaran jalanan tersebut merupakan jalanan umum yang tembus ke arah pertokoan di jalan arterinya.
Selain itu, mobil golf juga terlihat mondar-mandir di jalan itu dengan tujuan dari lapangan golf satu ke lapangan lainnya di Emeralda Golf Club, tempat yang dikelola PT Karabha Digdaya.
Tak jauh dari portal, terdapat gedung PT Karabha Digdaya yang tidak seperti gedung perkantoran pada umumnya, melainkan seperti komplek yang terdapat sejumlah bangunan dengan suasana yang sejuk.
Meski begitu, penjagaan pintu masuk PT Karabha Digdaya itu tak seperti penjagaan di depan jalan.
Kali ini, petugas keamanan selalu bertanya kepada siapapun yang akan memasuki kawasan perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu.
Awalnya, Tribunnews.com disambut oleh seorang wanita berpakaian rapih yang merupakan pegawai di kantor tersebut. Namun, ketika pembahasan sudah masuk terkait OTT KPK, ia menyerahkan ke petugas keamanan dan langsung pergi meninggalkan lokasi.
Saat itu, Salah satu petugas keamanan PT Karabha Digdaya, Agung (bukan nama asli) langsung berdiri dari pos keamanan dan menghampiri.