Bandarlampung (ANTARA) - Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster sangat tidak terima Borneo FC bisa mencetak dua gol mudah sehingga membalikkan keadaan 1-2 untuk tim tamu pada lanjutan Super League Indonesia 2025/2026.
"Sejujurnya kami bermain bagus hari ini dan mampu mencetak gol di babak pertama, tapi yang saya sorot dan sangat tidak bisa diterima Borneo bisa dengan mudah mencetak dua gol di babak kedua," katanya saat konferensi pers usai pertandingan, di Bandarlampung, Sabtu.
Menurutnya, kedua gol Borneo yang dicetak Komang Teguh pada menit 49 melalui skema tendangan bebas seharusnya dapat diantisipasi oleh anak-anak asuhnya.
"Terlebih gol kedua tim tamu yang terbilang sangat mudah. Ini harusnya pun bisa diantisipasi dan saya masih tidak bisa menerima itu, tapi kami harus bangkit dan mengevaluasi untuk pertandingan selanjutnya," kata dia.
Namun begitu, Paul Munster menilai bahwa Borneo FC pada pertandingan ini terlihat seperti lebih lapar dan menginginkan kemenangan untuk bisa bersaing dalam perebutan juara liga.
"Borneo terlihat ingin sekali menang dan tetap berada di papan atas pada pertandingan ini," katanya.
Namun begitu, ia mengatakan bahwa Bhayangkara telah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menyamai skor bahkan memenangkan pertandingan di sisa waktu babak kedua.
"Setelah babak pertama kami cetak gol, babak kedua kami berusaha menambah gol banyak peluang tercipta bahkan ada yang terkena mistar gawang tapi semua tidak merubah skor," kata dia.
Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Borneo FC di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim dimenangkan oleh tim tamu dengan skor 2-1. Gol tuan rumah diciptakan oleh Privat Mbarga pada menit 45+4, sedangkan gol Borneo dilesatkan oleh Komang Teguh pada menit 49 dan Ikhsan Nul Zikrak pada menit 77.
Atas hasil ini Borneo FC tetap berada di posisi kedua, menempel Persib Bandung di papan atas klasemen dengan poin 46. Sementara itu Bhayangkara Presisi Lampung berada pada posisi sembilan dengan poin 26.







