BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Jambi Perkuat Sinergi Investasi dan Perlindungan Pekerja
Mareza Sutan AJ February 07, 2026 10:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – BPJS Ketenagakerjaan bersama Bank Jambi menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi mitra investasi pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Mahligai 9 Bank Jambi ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi pengelolaan dana, peningkatan kinerja keuangan, serta perluasan program perlindungan pekerja di Provinsi Jambi.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Direktur Treasury Dana, IT, dan Digital Bank Jambi, H Achmad Nunung HS; Wakil Kepala Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel, Hasni Hastuti Anas; serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian.

Pertemuan ini membahas secara komprehensif kinerja Bank Jambi dalam pengelolaan risiko, strategi kredit, serta berbagai inisiatif strategis yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026.

Dalam forum tersebut, turut dievaluasi kinerja keuangan BPJS Ketenagakerjaan. Disampaikan bahwa indikator pembiayaan pada tahun 2025 mengalami penurunan sebesar 4,05 persen, sehingga capaian pembiayaan berada pada level 96,16 persen.

Sementara itu, penempatan dana BPJS Ketenagakerjaan di Bank Jambi menunjukkan tren positif dengan peningkatan signifikan, mencapai 5,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk tahun 2026, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan pertumbuhan kepesertaan dan kepatuhan hingga 13,27 juta peserta.

Di sisi lain, Bank Jambi memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi, khususnya terkait kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terutama dalam pelaporan upah dan kepesertaan.

Meski demikian, Bank Jambi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan guna mendukung kesejahteraan pekerja di Jambi, termasuk melalui pengembangan produk digital dan layanan transaksi yang lebih inovatif.

Pembahasan juga menyoroti program dan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan saat ini memiliki lima program utama yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus menekan angka kemiskinan.

Dukungan terhadap pekerja informal terus diperkuat melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), program SERTAKAN, serta pengembangan supply chain.

Selain itu, manfaat layanan tambahan (MLT) seperti renovasi rumah dan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi pekerja juga menjadi fokus pengembangan ke depan.

Dari sisi pengelolaan dana investasi, portofolio investasi BPJS Ketenagakerjaan masih didominasi oleh obligasi sebesar 78 persen dan deposito sebesar 11,13 persen.

EVALUASI - BPJS Ketenagakerjaan bersama Bank Jambi menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi mitra investasi pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Mahligai 9 Bank Jambi.
EVALUASI - BPJS Ketenagakerjaan bersama Bank Jambi menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi mitra investasi pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Mahligai 9 Bank Jambi. (Tribunjambi.com/Istimewa)

Dalam diskusi, turut mengemuka perhatian terkait aspek likuiditas dan penempatan dana deposito di perbankan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bank Jambi menawarkan peningkatan kuota deposito harian sebagai upaya menjaga stabilitas likuiditas.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan dana peserta berjalan optimal, aman, dan berkelanjutan.

“Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Jambi tidak hanya berbicara soal investasi, tetapi juga bagaimana dana yang dikelola dapat memberikan manfaat maksimal bagi perlindungan dan kesejahteraan pekerja di Provinsi Jambi,” ujarnya.

Hendra menambahkan, kolaborasi yang kuat dengan perbankan daerah diharapkan mampu memperluas cakupan kepesertaan sekaligus mendorong pemanfaatan program-program BPJS Ketenagakerjaan secara lebih masif.

“Kami optimistis, melalui kerja sama strategis ini, tujuan besar perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar lembaga.

BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Jambi sepakat untuk terus memperkuat kerja sama strategis demi perlindungan dan kesejahteraan pekerja di Provinsi Jambi, sekaligus merespons dinamika regulasi, termasuk perubahan kebijakan suku bunga deposito dan pinjaman KPR.

Dengan sinergi yang solid, kedua institusi optimistis dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jambi. (*)

 

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Berikan Apresiasi pada HUT ke-63 Bank Jambi

Baca juga: Bersama Pemkot Jambi, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan JKM kepada Ahli Waris Ketua RT

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.