Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, ENDE – Suasana haru menyelimuti kegiatan silaturahmi dan ziarah yang dilakukan Persatuan Wartawan Ende (PAWE) ke keluarga wartawan senior yang telah wafat pada Sabtu (7/2/2026).
Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang puncaknya pada 9 Februari mendatang, PAWE melakukan ziarah ke makam para wartawan senior yang pernah bertugas di Kabupaten Ende.
Kegiatan ini sebagai wujud solidaritas, penghormatan, serta rasa terima kasih insan pers Ende kepada para jurnalis pendahulu yang telah mengabdikan hidupnya bagi dunia jurnalistik di Kabupaten Ende dan Flores pada umumnya.
Rumah pertama yang dikunjungi adalah kediaman istri almarhum Beni Hendrik, mantan wartawan Pos Kupang, EXpo NTT dan sejumlah media lain, di Kelurahan Onekore.
Dalam pertemuan penuh keakraban itu, para anggota PAWE berbincang hangat dengan sang istri, Yati Sala, sebelum melanjutkan ziarah dan doa bersama di pusara almarhum.
Suasana menjadi sangat emosional saat Yati Sala menyampaikan ungkapan hatinya di hadapan anggota PAWE yang berdiri mengelilingi makam sang suami.
Baca juga: Sambut Hari Pers Nasional, PAWE Ende Berbagi Kasih ke Keluarga Kurang Mampu
Dengan mata berkaca-kaca, ia memohon maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidup.
“Saya atas nama almarhum memohon maaf atas kesalahan yang pernah beliau lakukan selama masih hidup, baik dalam tugasnya sebagai wartawan yang ceplas-ceplos maupun pribadinya yang kadang kasar. Atas nama dia, saya mohon maaf. Semoga kamu semua tidak lupa terus mendoakan dia,” ucap Yati Sala sambil meneteskan air mata.
Usai ziarah di makam almarhum Beni Hendrik, rombongan PAWE melanjutkan kunjungan ke rumah almarhum Marsel Amite Feni, mantan kontributor Metro TV yang juga pernah bertugas di Kabupaten Ende.
Di rumah tersebut, rombongan disambut istri dan anak-anak almarhum.
Momen silaturahmi diisi dengan obrolan hangat dan kenangan masa-masa kebersamaan bersama almarhum.
Rombongan kemudian bergerak menuju makam almarhum Philipus Suri, mantan wartawan Flores Pos, di Kelurahan Kelimutu.
Baca juga: Pelajar SMA Katolik Santo Petrus Ende Sehari Jadi Jurnalis Bersama PAWE
Meski rumah almarhum sedang kosong, hal itu tidak menyurutkan niat anggota PAWE untuk tetap melakukan ziarah dan doa bersama di pusara almarhum sebagai bentuk penghormatan.
Perjalanan silaturahmi dilanjutkan ke Desa Nanganesa, Kecamatan Ndona, ke rumah almarhum Damianus Manans, mantan wartawan Bhayangkara Utama.
Di sana, istri almarhum menerima rombongan PAWE dengan penuh kehangatan.
Seperti di lokasi sebelumnya, rombongan juga melakukan ziarah dan doa bersama di makam almarhum.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan kunjungan ke rumah almarhum Heribertus Epu, mantan reporter RRI Ende, sebagai penutup rangkaian silaturahmi dan ziarah.
Kegiatan silaturahmi dan ziarah ini dikoordinatori oleh Tedja Rango, dengan Frid Siga sebagai ketua panitia.
Baca juga: Sambut Hari Pers Nasional 2025, Polres Ende dan PAWE Gelar Olahraga Bersama
Kegiatan turut dihadiri Ketua PAWE Dedy Wolo, Sekretaris Panitia Fidel Dari, Penasihat PAWE Om Pius dan Om Alex, serta para wartawan yang tergabung dalam PAWE.
Ketua Panitia Frid Siga melalui Sekretaris Panitia Fidel Dari menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya merawat ingatan kolektif insan pers terhadap para pendahulu.
“Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kami kepada para senior yang telah lebih dulu mengabdikan diri di dunia jurnalistik. Kami berharap semangat, integritas, dan nilai-nilai yang mereka wariskan terus hidup dan menjadi teladan bagi wartawan muda di Ende,” ujar Fidel Dari.
Melalui kegiatan ini, PAWE menegaskan komitmennya untuk menjaga solidaritas, nilai kemanusiaan, serta penghormatan terhadap sejarah dan para pelaku pers yang telah meletakkan dasar jurnalisme di Kabupaten Ende. (Bet)