TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Flyover Pesing, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (5/2/2026) malam.
Hal itu dilakukan setelah endapat banyak laporan masyarakat terkait kerusakan jalan di sepanjang jalan layang pesing ini.
“Saya menerima banyak sekali pengaduan dari masyarakat bahwa di Flyover Pesing ini jalannya banyak sekali yang berlubang," ujar Kenneth dikutip Sabtu (7/2/2026).
Baca juga: Memahami Hak Masyarakat dan Tanggungjawab Negara atas Jalan Rusak
"Tentu ini sangat membahayakan, bisa menjadi penyebab kecelakaan kalau terus dibiarkan,” sambungnya.
Kerusakan jalan tak lain akibat curah hujan yang tinggi sejak awal tahun 2026.
Saat meninjau langsung ke lokasi, dia mengungkapkan bahwa banyak lubang di jalan layang sepanjang 1,5 Km ini.
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta ini ini mengaku sangat prihatin dengan kondisi di lapangan.
Termasuk banyaknya tali air yang sudah tak berfungsi
“Saya menemukan banyak tali air yang sudah tak berfungsi jadi tali air ini kan fungsi utamanya untuk membuang air hujan supaya tak menggenangi jalan layang, tetapi saya lihat di sini tali airnya tertutup oleh tanaman liar,” tutur dia.
Kent kemudian segera menghubungi Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk segera menindaklanjuti perihal temuannya di lapangan.
Dia ingin masyarakat Jakarta merasa aman saat melintas di Flyover Pesing mulai Jumat (6/2/2026) pagi.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Jakarta. Saya segera meminta kepada Dinas Bina Marga DKI untuk menyelesaikan perbaikannya secepatnya,” ucap Kent.
Ketua Sub Kelompok Pemeliharaan Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Benny Situmorang yang datang ke lokasi menyampaikan, kerusakan jalan di Flyover Pesing disebabkan karena tingginya curah hujan.
Benny juga mengamini bahwa genangan air kerap mengendap di sepanjang jalan layang karena adanya penyumbatan pada saluran pembuangan air.
Pihaknya berjanji untuk memperbaiki jalan rusak yang disebabkan karena tingginya curah hujan.
“Kami akan terus bekerja keras untuk memperbaiki jalan berlubang ke depannya, tak hanya di jalan layang ini. Kami memohon maaf dan ke depannya masyarakat bisa melapor kepada kami jika ada temuan jalan rusak,” ucap Benny.
Terpisah, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan jalan rusak menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan.
"Untuk jalan yang rusak dan berpotensi terhadap gangguan mulai dari perlambatan atau kemacetan hingga kecelakaan," ucapnya.
"Dampak dari cuaca ekstrim yang juga salah satunya beberapa titik pada ruas jalan ada yang rusak," sambung Kombes Komarudin.
Pihak kepolisian masih melakukan pendataan terhadap ruas jalan yang rusak karena faktor cuaca.
Kombes Komarudin mengatakan pendataan menjadi salah satu kegiatan yang rutin dilakukan.
Hasilnya akan dikoordinasikan kepada instansi terkait untuk perbaikan.
"Saat ini masih berlangsung pendataannya," tutur dia.