TRIBUNMANADO.CO.ID - Perayaan Imlek 2577 Kongizili tinggal menghitung hari.
Imlek 2577 Kongizili jatuh pada tanggal 17 Februari 2026.
Dalam rangka menyambut hari raya tersebut Umat Khonghucu Manado mulai lakukan persiapan.
Awal dari rangkaian jelang Imlek umat menjalani tradisi cuci arca di Klenteng Kong Zi Miao, Sabtu 7 Februari 2026.
Klenteng Kong Zi Miao terletak di Jalan DI Panjaitan Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang, Manado, Sulawesi Utara.
Lokasinya tak jauh dari Tugu Zero Point Manado, kurang lebih 1 kilometer.
Umat Khonghucu mencuci puluhan arca dewa-dewi dan simbol lain.
Patung-patung yang sebelumnya berada di altar dipindahkan ke meja khusus di pelataran depan klenteng.
Di situ, sejumlah petugas mencuci arca.
Caranya yaitu cuci dengan sabun dan air. Ada yang disikat.
Kemudian dibilas, lalu arca dilap dengan handuk sebelum ditata kembali ke altar.
Saat itu petugas pencuci arca semuanya mengenakan pakaian putih-putih.
Kaos mereka berlogo Klenteng Kong Zi Miao.
Mereka yang mencuci arca harus berpantang.
Berpuasa makan daging dan yang bernyawa sehari sebelumnya.
Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Sulawesi Utara, Ws Pon Riano Baggy mengungkapkan, cuci arca merupakan tradisi menjelang Imlek.
"Kita bersih-bersih area klenteng dalam rangka menyambut Imlek. Ya namanya kita mau hari raya, sedangkan rumah dibersihkan, apalagi tempat ibadah," kata Riano.
Lebih dari itu, cuci arca mengandung filosofis bagi umat.
Mereka berefleksi hendaknya bina diri.
"Kita bersihkan hati, menjaga tindak, laku dan ujar," kata Pon Riano yang dikenal bersahaja dalam keseharian.
Lebih dari itu, umat hendaknya introspeksi diri. Baju putih-putih memiliki pesan umat membersihkan diri.
"Putih itu suci. Menyiapkan diri agar bersih, hati jiwa. Berpantang makan termasuk di dalam upaya membersihkan diri," katanya.
Katanya, rangkaian perayaan Imlek dimulai pekan ini dan akan mencapai puncaknya pada Sembahyang Shang Guan atau Cap Go Meh pada dua minggu setelah Imlek.
(TribunManado.co.id/Ndo)