Lalui Jalur Rawan Afghanistan, Om Daeng Ungkap Tantangan Terberat Touring Lintas Benua
Lisna Ali February 08, 2026 10:29 AM

TRIBUNPALU.COM - Perjalanan Anshar alias Om Daeng (42) menuju Mekkah, Arab Saudi, menggunakan Yamaha X-Max 250 sejauh 27.000 kilometer menyimpan kisah ekstrem.

Dari belasan negara yang dilalui, wilayah Afghanistan menjadi ujian terberat selama tujuh bulan perjalanan.

Hal tersebut diungkapkan Om Daeng dalam sesi talkshow yang digelar CV Akai Jaya Palu di Sentral Yamaha Palu, Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sabtu (7/2/2026).

Di hadapan tamu undangan, ia menceritakan bagaimana kondisi keamanan dan medan ekstrem di Afghanistan menjadi tantangan utama.

"Yang paling sulit itu di Afghanistan. Kondisinya masih sangat rawan, suasana perang masih terasa. Saya harus melintasi gurun sejauh 1.000 kilometer selama empat hari tanpa bengkel, penginapan, bahkan jalan raya," ungkap Om Daeng.

Selain Afghanistan, China menjadi rute terpanjang yang ia tempuh.

Baca juga: Kisah Perjalanan Om Daeng, Riding 27.000 Km ke Mekkah Gunakan Yamaha Xmax

Perjalanan sepanjang 6.000 kilometer tersebut diselesaikan dalam 22 hari dengan medan yang bervariasi, mulai dari pegunungan, savana, hingga gurun pasir.

Tantangan alam lainnya juga dirasakan saat melintasi Laos yang tengah dilanda banjir.

Masalah komunikasi turut menjadi ujian tersendiri.

Anshar alias Om Daeng (42) saat menghadiri talkshow yang digelar CV Akai Jaya Palu, di Sentral Yamaha Palu, Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sabtu (7/2/2026).
Anshar alias Om Daeng (42) saat menghadiri talkshow yang digelar CV Akai Jaya Palu, di Sentral Yamaha Palu, Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sabtu (7/2/2026). (TribunPalu/Zulfadli)

Mengandalkan bahasa Indonesia dan Inggris, Om Daeng sering kali harus menggunakan aplikasi penerjemah hingga bahasa isyarat saat berinteraksi dengan warga lokal yang tidak menguasai bahasa internasional.

Baca juga: Kode Redeem FF Free Fire Minggu 8 Februari 2026, Kesempatan Miliki Skin SG2 Terlangka Gratis

Meski menghadapi berbagai risiko, pria asal Sulawesi Selatan ini mengaku tidak gentar. Baginya, perjalanan yang menghabiskan biaya sekitar Rp320 juta ini merupakan sarana untuk belajar kesabaran dan memahami keragaman budaya masyarakat dunia.

"Tidak ada rasa takut sama sekali. Saya banyak belajar tentang syukur dan sangat terbantu oleh kehadiran orang-orang Indonesia di luar negeri," pungkasnya.

Menggunakan Yamaha X-Max 250 keluaran 2018, Om Daeng membuktikan ketangguhan kendaraan matic dalam menempuh perjalanan lintas benua.

Setelah sukses mencapai Tanah Suci, ia kini tengah mempersiapkan rencana penjelajahan berikutnya menuju Benua Eropa.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.