Kadisdikbud Sigi Ungkap Alasan Dana BOS di Sigi Belum Cair: Terganjal SPJ
Lisna Ali February 08, 2026 12:20 PM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sigi, Hajar Modjo, mengungkapkan progres penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Sigi masih terkendala laporan pertanggungjawaban dari satuan pendidikan.

Hal itu disampaikan Hajar Modjo di sela kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Anak dan Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, yang digelar di Gedung Kesenian Taiganja, Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Sabtu (7/2/2026).

Hajar menjelaskan, secara umum kondisi Dana BOS di Kabupaten Sigi dalam keadaan baik. Namun, hingga saat ini masih banyak sekolah yang belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut.

“Dana BOS ini sebenarnya bagus, alhamdulillah. Tapi memang yang melaksanakan di lapangan, sampai hari ini masih banyak sekolah yang belum menyampaikan laporan pertanggungjawabannya. Ini baru sekitar 50 persen,” ujarnya.

Ia menegaskan, laporan pertanggungjawaban menjadi syarat penting dalam proses penyaluran Dana BOS. Selain itu, hal tersebut juga berkaitan langsung dengan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta mempengaruhi laporan keuangan Pemerintah Daerah.

Baca juga: Pemkab Sigi Perluas Penerima Seragam Gratis Hingga Desil 5 DTKS

“Dana BOS ini nilainya kurang lebih Rp44 miliar. Jadi secara material, sangat mempengaruhi laporan keuangan pemerintah daerah. Di satu sisi ini harus kita salurkan, tapi di sisi lain pertanggungjawaban keuangannya juga harus tertib,” jelasnya.

Meski demikian, Hajar memastikan pihaknya akan mempercepat proses pencairan bagi sekolah-sekolah yang telah melengkapi seluruh persyaratan administrasi, termasuk laporan pertanggungjawaban dan permohonan rencana penggunaan dana.

“Sekolah atau satuan pendidikan yang sudah menyampaikan laporan pertanggungjawaban dan permohonan rencana penggunaan dana, insya Allah pasti akan kami proses lebih cepat. Kami juga sudah koordinasi dengan pihak bank, dan mereka mendukung penuh proses pencairan ini,” katanya.

Baca juga: Pangdam XXIII/Palaka Wira Tutup Kejuaraan Pencak Silat Militer di Palu

Untuk mendorong transparansi, Disdikbud Sigi juga berencana menyediakan portal khusus yang bisa diakses publik, termasuk wartawan, untuk memantau perkembangan laporan Dana BOS di setiap sekolah.

“Nanti akan kami bagikan link-nya. Semua publik bisa melihat sekolah mana yang sudah menyampaikan laporan dan mana yang belum. Ada portal yang akan kami sampaikan kepada Bapak dan Ibu,” pungkas Hajar.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.