Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Rasa duka kehilangan mendalam dirasakan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo setelah Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto meninggal dunia.
Bagi Hamenang, almarhum bukan hanya partner kerja, tetapi juga seperti adik sendiri, sahabat, teman ngobrol, dan tempat curhat.
“Mas Wakil ini sosok yang luar biasa, tidak hanya partner kerja tapi sudah seperti adik sendiri, sahabat, teman ngobrol, teman curhat,” ujar Bupati Hamenang saat menatap jenazah Wabup Benny di rumah duka di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Sabtu (7/2/2026).
Hamenang menambahkan, selama menjabat bersama, Wabup Benny kerap terlibat dalam dinamika perencanaan dan selalu saling melengkapi dalam merancang program untuk Kabupaten Klaten.
“Sehingga, saya sangat-sangat merasa kehilangan,” ucapnya sambil menahan tangis.
Bupati Hamenang dan Wabup Benny baru setahun menjabat sebagai pemimpin Kabupaten Klaten periode 2025–2030, sehingga kabar kepergian Wabup Benny datang terlalu cepat bagi banyak pihak.
Baca juga: Kisah WA Terakhir Hamenang ke Wabup Klaten Benny Sebelum Kabar Duka : Malam Chat, Esok Berpulang
Wabup Benny meninggal pada usia 33 tahun.
Ia merupakan putra tunggal dari pasangan Hariyanto dan Endrayati.
Ayahnya, Hariyanto, saat ini menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Kabupaten Klaten sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klaten.
Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil. Kabar duka diketahui pada pagi hari, sekitar pukul 10.15 WIB.
Pemakaman Wabup Benny berlangsung pada pukul 11.00 WIB, Minggu (8/2/2026), di Makam Jonggrangan, Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari.
Lokasi ini merupakan makam desa, tempat leluhur dan kerabat almarhum berasal.
(*)