Jelang Ramadhan, Harga Cabai Setan di Lubuklinggau Melonjak Jadi Rp 80 Ribu per Kilogram
Shinta Dwi Anggraini February 08, 2026 01:45 PM

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Mendekati bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, harga cabai setan di Kota Lubuklinggau Sumsel semakin pedas menjadi Rp 80 ribu per kilogram.

Harga itu jauh melambung tinggi dari pada minggu sebelumnya, yang hanya Rp.50 ribu per kilogram.

Sementara cabai merah keriting juga mengalami sedikit kenaikan di harga Rp. 45 ribu per kilogram dari Rp.35 ribu per kilogram.

Sementara, untuk cabai rawit justru stabil sama dengan sebelum-sebelumnya di harga Rp.60 Kg

Faktor cuaca dan musim penghujan dan selesainya musim panen membuat stok cabai setan hanya tersedia sedikit di pasaran.

Dul salah satu pedagang mengatakan alasan harga cabai setan naik  tidak terlepas dari sedikitnya cabai setan ditingkat petani saat ini.

"Stok sekarang dikit, jadi stoknya sedikit," ungkap Dul salah satu pedagang cabai di Pasar Inpres Lubuklinggau, Minggu (8/2/2026).

Sedikitnya stok cabai dipasaran membuat harga melambung tinggi ditambahnya banyaknya masyarakat yang mencari, serta pengaruh menjelang bulan Ramadan.

"Kami mengambil langsung dari Curup (Rejang Lebong Bengkulu), stok sekarang lagi sedikit," ujarnya.

Menurutnya kemungkinan harga cabai akan terus mengalami kenaikan seiring mendekati bulan suci Ramadan, meski untuk cabai keriting cendrung stabil.

"Kalau cabai keriting naik turun, tapi tidak terlalu signifikan, karena pengaruh mau puasa banyak masyarakat belanja," ungkapnya.

Namun, sama seperti sebelumnya, meski cabai merah ini banyak para pedagang tak berani menyetok dalam jumlah banyak, karena sangat rentan busuk.

"Sehari saja bila tidak laku, banyak sekali yang harus dibuang, karena cabai musim penghujan ini paling lama bertahan 3 hari," ungkapnya.

Sementara itu, pantauan harga lainnya,  bawang merah Rp.40 ribu per kilogram, bawang putih Rp.35 ribu perkilogram.

Sedangkan untuk harga ayam potong tetap stabil di harga  Rp. 38 perkilogram dan harga telur Rp.56 ribu per karpet.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagrin) Kota Lubuklinggau, Meidhioline mengaku ada  harga naik karena posisinya situasi cuaca musim penghujan.

Tapi ada juga yang turun seperti cabai merah keriting karena stok di petani cukup banyak, meski cuaca sekarang musim penghujan.

"Yang masih tinggi Cabai karena memang sangat terganggu oleh cuaca musim penghujan, tapi karena panen serentak otomatis murah," ujarnya.

Kemudian untuk bawang merah dan bawang putih sampai sekarang masih tinggi karena pasokannya dari Padang dan Jawa Tengah (Brebes).

Sedangkan untuk telur juga masih tinggi karena banyak permintaan dari daerah bencana, sementara ayam potong sedikit turun karena permintaan menurun.

"Jadi bisa dikatakan untuk harga sekarang masih cukup stabil walaupun ada kenaikan karena diawal tahun," ungkapnya.

 

 

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.