TRIBUN-BALI.COM - Isu ihwal adanya internet mati, karena kondisi geopolitik dunia yang kian memanas, membuat banyak orang cukup khawatir.
Khususnya setelah hal ini terjadi di Iran tempo hari, kemudian informasi meluas di internet dan menjadi pembahasan publik di Indonesia.
Namun untuk menepis isu ini, Komisaris Telkom, Rizal Mallaranggeng, menegaskan tidak ada hal tersebut terjadi di Indonesia. "Tidak mungkin terjadi (mematikan internet) kecuali ada bencana alam yang berdampak besar," sebutnya di Denpasar, Jumat, 6 Februari 2026.
Baca juga: TARGET 2026 100 Persen, Hadirkan Pengalaman Internet Super Cepat di Bali, Smartfren 5G Diluncurkan
Baca juga: Sosok dan Harta Kekayaan Ketua PN Depok, Tersangka Wayan Eka Mariarta Pernah Menjabat di PN Tabanan
"Internet putus jangan khawatir, utamanya dibawa oleh kabel bawah laut ratusan ribu kilometer di Indonesia itu, dan sudah ada backupnya," tegasnya.
Kabel-kabel ini terpasang di kedalaman laut, berkisar 1.000-3.000 Km di bawah laut, sehingga aman dari apapun. "Hanya saja kondisi khusus di Merauke, itu di kedalaman 3-5 meter, jadi sering kena gacok jangkar kapal," sebutnya.
Mematikan internet tidak serta merta dilakukan begitu saja, banyak pertimbangan dan keputusan sebelum tindakan krusial ini terjadi. Bahkan pihak Telkom pun, kini juga bekerjasama dengan Starlink.
Sehingga begitu ada kendala kabel putus, akan ada pengganti dari jaringan Starlink ini. "Kalau putusnya di kota besar tidak akan lama penanganannya," tegasnya. (*)