TRIBUNJAMBI.COM – Insiden penikaman menggegerkan warga Kota Jambi pada malam Minggu (7/2/2026).
Seorang pria dilaporkan menjadi korban tikaman saat berada di sebuah tempat tongkrongan, tepatnya di Cafe Casa De Alicia, kawasan Simpang Tugu Adipura, Kota Jambi.
Sebuah video berdurasi 34 detik yang beredar luas di media sosial memperlihatkan situasi ricuh di lokasi kejadian. Dalam rekaman itu juga terdengar suara seseorang berteriak meminta tolong yang diduga merupakan korban penikaman.
“Berdarah, ada darah!” terdengar suara dalam video yang viral di TikTok dan Instagram tersebut.
Rekaman itu juga menunjukkan suasana kafe yang sedang ramai oleh pengunjung, mayoritas anak muda yang tengah berkumpul. Peristiwa tersebut disebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.
“Yo ado kejadian tadi, ditikam,” ujar seorang juru parkir di sekitar lokasi yang enggan disebutkan namanya.
Baca juga: Nasib Aulia Tewas Dihabisi Suami Usai Ajakan Berhubungan Badan, Pengantin Baru Ini Sempat Cekcok
Baca juga: Resmi KUHP Baru, Kasus Ringan hingga Berat Bisa Pakai Denda Adat, Setanduk Kerbau hingga Denda Adat
Menurutnya, keributan bermula saat tiga orang yang mengendarai sepeda motor dikejar oleh sekelompok orang dari arah Palmerah menuju kawasan Thehok.
“Mereka dikejar, terus belok ke sini. Mungkin dak tau jalan di sini buntu, jadi langsung masuk ke dalam,” jelasnya.
Saat ketiga orang itu berusaha masuk ke area kafe, seorang karyawan perempuan sempat mencoba menghalangi mereka.
Namun, ketiganya tetap memaksa masuk karena diduga ingin menyelamatkan diri dari kejaran massa.
“Cewek tu keno pukul bagian dado sebelah kiri, terus ado satu orang keno tikam. Kayaknya dio dituduh habis nyuri motor,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dirinya juga sempat berusaha menahan puluhan orang yang mengejar ketiga pemuda tersebut agar tidak masuk ke area kafe.
“Kami sempat nahan orang di luar tadi, yang ngejar banyak. Kito jugo dak tau pasti apo dio tu maling apo dak,” katanya lagi.
Keterangan serupa juga disampaikan salah seorang karyawan toko di sekitar lokasi. Ia membenarkan adanya keributan dan penikaman di halaman kafe tersebut.
“Yo, tadi ado kejadian. Di sini rame, yang keno tikam tu dibawa ke rumah sakit samo polisi,” ujarnya, juga meminta identitasnya dirahasiakan.
Namun, ia enggan memberikan penjelasan lebih jauh mengenai peristiwa tersebut. “Langsung ke Polsek bae bang, kami dak berani banyak ngomong. Kami jugo dak kenal orangnyo,” katanya.
Kapolsek Jambi Selatan, AKP Helrawaty, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Meski begitu, ia belum menyampaikan rincian lengkap terkait peristiwa penikaman itu.
“Ya, bang,” jawabnya singkat ketika ditanya mengenai insiden tersebut.