Polisi Usut Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Pelajar di Jakarta Pusat, Korban Alami Cedera Mata
Adi Suhendi February 08, 2026 05:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat tengah menangani laporan dugaan kekerasan yang melibatkan anak di bawah umur, baik korban maupun terduga pelaku.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, laporan awal berasal dari orang tua korban yang sempat mendatangi Polsek Cempaka Putih sebelum akhirnya diarahkan ke Polres Metro Jakarta Pusat.

"Mengenai perkara tersebut, betul sudah ada dari orang tua korban yang datang ke Polsek Cempaka Putih yang kemudian diarahkan ke Polres Jakarta Pusat karena ini perkara yang melibatkan kemungkinan dari pelaku maupun korban adalah anak-anak di bawah umur sehingga diterima oleh Polres Jakpus yang ada satuan perlindungan perempuan dan anak,” ujar Roby, Minggu (8/2/2026).

Ia menjelaskan, laporan tersebut kini telah ditangani Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Pusat.

Terkait kondisi korban, Roby menyebut korban mengalami luka dan cedera di bagian mata dan sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Baca juga: Aksi Penyiraman Air Keras di Pulogadung Diawali Provokasi Pelaku, Diduga Ajak Tawuran Warga

"Untuk korban sendiri ada luka dan cedera di bagian mata yang sempat di tangani di Rumah Sakit, tapi saat ini sudah kembali ke rumah,” ucapnya.

Namun demikian, hingga saat ini korban belum dapat menjalani pemeriksaan karena kondisi psikologis yang belum siap.

Meski belum memeriksa korban, pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penyelidikan awal, termasuk menganalisis rekaman video yang beredar di media sosial.

Baca juga: Tukang Parkir Disiram Air Keras Saat Melerai Tawuran di Pulogebang, Polisi Buru Pelaku

"Kami sudah menangani kemudian melakukan penyelidikan termasuk menganalisa video yang ada di medsos dan juga kami juga sudah mengetahui baik itu identitas dari, tapi ini kemungkinan ya, dari pelaku baik itu kendaraannya atau pelakunya sendiri," jelasnya.

Detik-detik Kejadian

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat pelaku dan korban masing-masing berboncengan menggunakan satu motor.

Komplotan pelaku tampak berhenti sejenak dan bersiap-siap sebelum melancarkan aksinya dengan menyiram cairan dari dalam botol ke arah korban.

Setelah terkena cipratan cairan tersebut, kendaraan yang ditumpangi korban dan rekannya sedikit oleng, namun tak sampai terjatuh.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.