Laporan: Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tidak cukup dimaknai sebagai kegiatan seremonial, melainkan harus berdampak pada perubahan sikap dan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Dony didampingi Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Aldila saat menghadiri Wisuda Khotmil Qur’an Wal Kutub sekaligus Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Pondok Pesantren Al Ma’mun, Sabtu (7/2/2026).
Menurut Dony, tolak ukur keberhasilan sebuah peringatan keagamaan adalah terjadinya perubahan perilaku ke arah yang lebih baik setelah kegiatan tersebut diikuti.
"Jadi ada perubahannya. Indikator keberhasilan sebuah acara. Apabila sebuah acara itu terjadi perubahan pada diri kita pada kondisi yang lebih baik lagi. Setelah Isra Mi'raj ini semakin meningkat iman dan taqwa kita kepada Allah," kata Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, dalam siaran yang dikutip Minggu (8/2/2026).
Ia menambahkan, momentum Isra Mi’raj seharusnya mendorong umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.
"Mulai hal dari yang paling kecil dari cara kita tidur, masuk kedalam WC, bercermin dan dalam memakai pakaian. Robah kebiasaan kita sesuai kebiasaan Rasulullah," ujarnya.
Selain itu, Dony mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai sarana evaluasi diri, khususnya terkait pelaksanaan salat yang selama ini dijalani.
"Mari kita membulatkan niat dan tekad akan merubah Sholat kita lebih khusyuk lagi. Caranya ketika Sholat kita fokus, kosentrasi dan hafalkan makna bacaannya biar khusyuk. Jiwai maknai Sholat kita," ucapnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Dony menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj juga menjadi ruang penting untuk menambah wawasan dan pemahaman keagamaan.
"Terutama Ilmu agama. Nanti Pak Kiyai akan memberikan arahan, nasihat untuk kita semua. Sehingga pulang dari sini akan menambah pengetahuan kita, nambah ilmu agama kita. Bertambah ilmunya sejalan dengan pengamalannya. Ini momentum kita dalam mencari ilmu," katanya.