70.202 Peserta BPJS PBI di Bandung Dinonaktifkan, Pemkot Siapkan Skema Lain
Muhamad Syarif Abdussalam February 08, 2026 06:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ribuan peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) asal Kota Bandung dinonaktifkan, sehingga saat ini mereka dipastikan sudah tidak lagi menjadi peserta.

Berdasarkan data Dinas Sosial Kota Bandung, jumlah peserta BPJS PBI yang dinonaktifkan mencapai 70.202 peserta. Kebijakan ini dilakukan Kementerian Sosial karena adanya pembaruan data peserta yang bersifat dinamis.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, sudah mendapat informasi terkait hal ini, sehingga pihaknya akan langsung mengadakan rapat dengan Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit.

"Saya besok akan rapat langsung ya dengan Dinkes, dengan RSUD, untuk memastikan bahwa pemerintah tetap harus memberikan layanan kesehatan terbaik, dengan akses yang mudah kepada masyarakat," ujarnya saat ditemui di Cihampelas, Minggu (8/2/2026).

Setelah adanya puluhan ribu peserta BPJS PBI JK yang dinonaktifkan, pihaknya sudah menyiapkan skema lain agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Kalau skema-skema lain ada UHC (Universal Health Coverage). Saya lagi lihat dulu, kalau UHC meng-cover, thalassemia, cuci darah, itu bisa seberapa sering dan berapa lama, karena bagaimanapun juga memang ada keterbatasan," kata Farhan.

Sejauh ini, kata Farhan, program UHC tersebut tidak ada masalah apapun. Sehingga, siapapun yang sudah terjadwal melakukan pemeriksaan seperti cuci darah tetap akan diberikan pelayanan dengan baik.

"Seperti cuci darah di RSUD Ujungberung, walaupun kapasitasnya sedikit, tapi antriannya tetap dilayani karena anggaran UHC kita lumayan, masih ada kok," ucapnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Yorisa Sativa, mengatakan, pihaknya sudah mendapat data resmi dari Kementerian Sosial terkait ribuan peserta BPJS Kesehatan segmen PBI JK tersebut.

"Untuk warga Kota Bandung yang terdampak penonaktifan PBI JK, secara keseluruhan itu sebanyak 70.202 jiwa," kata Yorisa.

Namun, terkait data tersebut masih belum terhimpun dengan jumlah peserta yang meninggal atau pindah segmen iuran.

"Data 70.202 ini murni penghapusan dari jenis kepesertaan versi BPJS kesehatan, belum termasuk data yang meninggal atau pindah segmen yang tidak muncul di BPJS Kesehatan," ucapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.