Menuju Arab, Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University
Januar February 08, 2026 07:14 PM

 


 
TRIBUNJATIM.COM- Megawati Soekarnoputri bakal kembali mendapatkan penghargaan.
 
Penghargaan kali ini merpakan gelar doktor kehormatan ke-11 Megawati.
 
Dilansir dari Tribunnews, seusai menuntaskan rangkaian agendanya di Uni Emirat Arab, Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menuju Riyadh, Arab Saudi, Minggu (8/2/2026).

Megawati berangkat menuju Riyadh dari Abu Dhabi, didampingi putranya M Prananda Prabowo dan istrinya Nancy Prananda. 

Sementara putri Megawati, yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani telah tiba lebih dulu di Riyadh pada Minggu pagi waktu setempat.

Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah menjelaskan agenda Megawati di Riyadh akan diawali dengan menghadiri penganugerahan Gelar Doctor Honoris Causa (HC) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University pada Senin, 9 Februari 2026.

Dalam kesempatan itu Megawati juga akan menyampaikan orasinya berjudul 'Pemberdayaan Perempuan dalam Pemerintahan Negara'.

Baca juga: Peringati HUT Megawati ke-79, DPC PDI Perjuangan Jombang Gelar Aksi Lingkungan

 


Adapun gelar ini akan menjadi gelar HC ke-11, di mana sebelumnya Megawati mendapat 10 gelar doktor kehormatan dan 3 profesor kehormatan dari berbagai universitas di dalam dan luar negeri.


Basarah menyampaikan, pemberian gelar HC merupakan pengakuan global atas pengabdian dan kemanusiaan Megawati di bidang politik dan sosial. 

"PNU merupakan universitas perempuan terbesar di dunia dan ini sebagai apresiasi atas upaya luar biasanya sebagai presiden perempuan pertama Republik Indonesia pada periode 2001 hingga 2004, dan peran pentingnya di bidang politik serta kontribusinya yang luar biasa dalam memperkuat hubungan internasional dan demokrasi. Ibu Megawati menjadi tokoh pertama di dunia di luar warga Arab Saudi yang menerima gelar," kata Basarah.

Menurutnya gelar yang didapat Megawati menjadi pengakuan atas kontribusi perempuan di negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, serta role model negara dunia Islam lainnya yang menempatkan perempuan pada tempat dan hak setara. 

"Saya kira itu akan menjadi inspirasi bagi Universitas Princess Nourah untuk menjadi referensi bagaimana perempuan di negara dengan mayoritas penduduknya umat Islam terbesar di dunia itu dapat menjadi seorang Presiden dan mungkin dapat menjadi role model bagaimana di negara-negara dunia Islam lainnya, emansipasi perempuan dan memberikan perempuan pada tempat dan hak yang sama dengan kaum laki-laki," jelasnya.

Sementara untuk menutup rangkaian kegiatan di Arab Saudi, Megawati bersama keluarga dan rombongan akan melaksanakan ibadah umrah. 

Tahun lalu, Megawati juga melaksanakan ibadah umrah didampingi dua anaknya, Puan Maharani dan putra tertuanya, Mohamad Rizki Pratama.

Selain mendoakan keluarga yang telah wafat, Megawati juga akan berdoa bagi keselamatan bangsa serta negara dan rakyat Indonesia.

"Selain mendoakan keluarga beliau yang telah mendahului, Bung Karno, Ibu Fatmawati, kemudian Pak Taufik Kiemas dan seluruh keluarga besar, Ibu Megawati tentunya berdoa untuk keselamatan bangsa dan negara serta rakyat Indonesia," ucap Basarah.

Momen ibadah umrah yang dilaksanakan Megawati dan keluarga juga dalam rangka menyambut ibadah puasa di bulan Ramadan yang akan jatuh pada pertengahan Februari 2026.

"Mudah-mudahan lawatan luar negeri yang ditutup dengan ibadah umrah itu akan menjadi berkah bagi keluarga besar Ibu Megawati Soekarnoputri dan kita semua, untuk menyambut dan menjalani ibadah Ramadan yang akan datang," kata Basarah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.