SRIPOKU.COM, MUARA ENIM — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan Polres Muara Enim. Salah satunya melalui pengecekan langsung lahan pertanian jagung seluas 5 hektare yang berada di Desa Padang Bindu, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Muara Enim, Kompol Indrowono, S.H., M.SI, bersama jajaran Sat Binmas, Polsek Gunung Megang, serta instansi terkait dan kelompok tani setempat.
Perjalanan menuju lokasi lahan tidaklah mudah. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan akses jalan menuju area pertanian terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk tetap melanjutkan peninjauan.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K. melalui Kabag SDM Kompol Indrowono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Akses menuju lokasi memang cukup berat karena banjir setinggi lutut orang dewasa. Namun hal itu tidak menjadi hambatan. Kami tetap semangat dan akhirnya berhasil sampai ke lahan yang akan digarap. Ini bagian dari upaya nyata Polres Muara Enim mendukung ketahanan pangan nasional dan membantu perekonomian masyarakat,” ujar Kompol Indrowono.
Dalam kegiatan tersebut, lanjut Kompol Indrowono, turut dilakukan koordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Muara Enim, BPP Muara Enim, serta PPL Kecamatan Benakat, guna memastikan kesiapan lahan dan keberlanjutan program pertanian jagung di wilayah tersebut.
Selain pengecekan lahan, jajaran Polres Muara Enim juga menyerahkan bibit jagung kepada Kelompok Tani Jaya dan Kelompok Tani Makmur Desa Padang Bindu.
Bibit tersebut akan digunakan untuk penanaman kembali setelah masa panen, sebagai langkah menjaga kesinambungan produksi pangan.
"Alhamdulilah, masyarakat dan kelompok Tani setempat sangat mengapresiasi dan berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan petani terus berlanjut demi meningkatkan hasil pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Muara Enim," pungkas Kompol Indrowono.
Baca juga: Jelang Ramadan Harga Karet di OKI Naik Jadi Rp 13.000 Per Kilogram, Petani Harap Terus Naik
Baca juga: Detik-detik Mahasiswi Jatuh dari Lantai Dua Kampus, Kesandung Material Bangunan