Eks Lapangan Golf Mentok Bakal Jadi Pusat Kuliner Takjil Ramadan
Ajie Gusti Prabowo February 08, 2026 07:50 PM

MENTOK, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat bakal mengubah lahan kosong di eks Lapangan Golf Mentok, menjadi pusat kuliner takjil atau bazar selama bulan suci Ramadan tahun 2026. Sejak sore hari, masyarakat dapat memadati lokasi untuk berburu aneka hidangan. 

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan (DKUP) Bangka Barat, Miwani mengatakan, pihaknya memfasilitasi para pedagang UMKM melalui kegiatan Bazar Ramadan yang dipusatkan di eks Lapangan Golf Mentok.

Ia menjelaskan, bazar tersebut direncanakan berlangsung mulai awal Ramadan hingga 27 Ramadan mendatang sebagai bentuk pemberdayaan bagi pelaku usaha kecil. "Sebelum kegiatan ini berjalan, kami sudah bersurat ke PT Timah untuk memohon izin pinjam pakai lahan ini. Kemudian kami bersinergi melakukan pembersihan lapangan bersama instansi terkait seperti Satpol PP, DLH, camat, dan TNI," jelas Miwani.

Menurutnya, penggunaan lahan eks lapangan golf tersebut diharapkan memberi manfaat bagi para pelaku UMKM, khususnya selama Ramadan. Pihaknya juga menggandeng sejumlah kelompok UMKM binaan untuk ikut berpartisipasi dalam bazar tersebut.

"Ada lima kelompok UMKM binaan yang terlibat. Perwakilan kelompok yang mengatur anggotanya, termasuk penempatan di tenda. Untuk sementara kami memfasilitasi lima tenda," ujarnya.

Miwani berharap kegiatan Bazar Ramadan ini tidak hanya membantu peningkatan penjualan, tetapi juga membuka peluang pengembangan UMKM ke depan. 

Diketahui, kehadiran pusat kuliner Ramadan ini disambut antusias pelaku UMKM dan warga sekitarnya. Seperti disampaikan pelaku UMKM asal Mentok, Titin.

Titin mengatakan, para pedagang kini ditempatkan di tenda yang terpusat sehingga tidak terpencar di berbagai lokasi di Mentok. "Di sini kami jualan di tenda yang sudah disediakan. Jadi tidak terpecah ke mana-mana. Orang yang cari takjil langsung datang ke satu tempat," ujar Titin, Jumat (6/2).

Menurut Titin, ragam dagangan yang dijual pun cukup lengkap, mulai dari lauk pauk siap santap, aneka kue, sirup, hingga berbagai makanan ringan. "Jadi nanti dapat membuat pengunjung lebih mudah memilih menu berbuka puasa," jelasnya.

Ia berharap, ke depan seluruh pedagang takjil tetap dipusatkan di lokasi yang sama agar pengunjung semakin ramai. "Kalau semua dikumpulkan di sini, orang-orang juga tahunya cari takjil ke tempat ini saja," katanya.

Pelaku UMKM lainnya, Dewi mengakui, keberadaan Bazar Ramadan sangat membantu para pelaku UMKM dalam memasarkan produk mereka. "Alhamdulillah sangat membantu. Mudah-mudahan UMKM ke depan bisa lebih maju dan berkembang lagi," ujarnya.

Dewi juga menyampaikan apresiasi kepada, Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (DKUP) yang telah memfasilitasi tempat bagi para pelaku usaha, serta kepada PT Timah yang dinilai turut mendukung masyarakat kecil dan menengah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada DKUP yang sudah memberikan fasilitas untuk kami berjualan. Terima kasih juga kepada PT Timah yang sudah membantu masyarakat kecil menengah," katanya. (riu)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.