Safri Doli Tampubolon Kembali Pimpin Ferkushi Medan 2026–2030, Bidik Pembinaan Atlet hingga PON 2028
Ayu Prasandi February 08, 2026 07:53 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Safri Doli Tampubolon kembali dipercaya memimpin Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) Kota Medan untuk periode 2026–2030.

Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) Pengurus Kota (Pengkot) Ferkushi Medan yang digelar di Tawan Irama, Jalan Ngumban Surbakti, Minggu (8/2/2026).

Proses pemilihan berlangsung kondusif dan penuh kebersamaan.

Tiga klub yang menjadi anggota resmi Pengkot Ferkushi Medan sepakat menunjuk kembali Safri Doli sebagai ketua tanpa melalui pemungutan suara.

Hal ini menunjukkan kepercayaan penuh terhadap kepemimpinannya selama periode sebelumnya.

Hadir pada Muskot tersebut Ketua Umum KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal, Sekretaris Umum KONI Medan Helty Susilo, Ketua Pengprov Ferkushi Sumut Cakra Sitorus, Sekretaris Ferkushi Sumut Julius Bangun, serta perwakilan klub dan pengurus cabang.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal SE, menyampaikan harapannya agar cabang olahraga kurash di Kota Medan semakin berkembang dan mampu mencetak prestasi di tingkat daerah hingga nasional.

Menurut Aswindy, sosok Safri Doli bukanlah figur asing di dunia kurash. Ia menilai Safri memiliki dedikasi dan passion yang kuat terhadap perkembangan olahraga ini.

“Saya mengenal Bang Safri Doli dan kawan-kawan. Passion dia memang di Kurash. Jadi saya yakin Kurash Kota Medan akan semakin berkembang dan meraih prestasi lebih baik,” ujar Aswindy.

Ia juga berharap Muskot ini menghasilkan kepengurusan yang semakin solid, profesional, dan berorientasi pada pembinaan atlet berprestasi.

“Semoga Muskot ini melahirkan pengurus Ferkushi Medan yang lebih baik lagi ke depannya,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua Pengprov Ferkushi Sumatera Utara, Cakra Sitorus, menekankan pentingnya keberlanjutan program pembinaan. Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan kualitas atlet kurash Kota Medan, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Cakra menilai kinerja pengurus periode sebelumnya sudah cukup baik, namun masih ada ruang untuk peningkatan agar lebih kompetitif di level nasional.

“Pengurus Ferkushi Medan sebelumnya sudah sangat baik. Kita berharap pengurus selanjutnya juga lebih baik dan melahirkan atlet yang berprestasi di PON 2028 nanti,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Terpilih Pengkot Ferkushi Medan, Safri Doli Tampubolon, menyadari bahwa tantangan ke depan tidak semakin ringan. Namun, ia berkomitmen membawa kurash lebih dikenal luas di tengah masyarakat Kota Medan.

Safri menegaskan bahwa salah satu fokus utamanya adalah memperluas basis pembinaan dengan menjangkau sekolah-sekolah, sehingga kurash bisa dikenal sejak usia dini.

“Saya ingin kurash semakin dikenal di Kota Medan. Kemudian melahirkan sebanyak mungkin atlet berprestasi,” ujar Safri.

Ia juga mengakui bahwa pola pembinaan kurash di Indonesia berbeda dengan negara lain yang sudah lebih maju dalam olahraga ini. Oleh karena itu, ia berencana melakukan terobosan dengan mencari bakat baru langsung ke sekolah-sekolah, baik tingkat SMP maupun SMA.

Dengan terpilihnya kembali Safri Doli Tampubolon, Pengkot Ferkushi Medan diharapkan semakin solid dalam menjalankan program pembinaan, memperkuat prestasi atlet, serta mengangkat nama Kota Medan di kancah olahraga nasional.

(Cr29/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.