Polres Aceh Tengah dan Brimob Lanjutkan Gotong Royong Pulihkan Fasilitas Umum
Mawaddatul Husna February 08, 2026 07:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Jajaran Polres Aceh Tengah bersama personel BKO Brimob Polda Aceh melanjutkan kegiatan gotong royong pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Kabupaten setempat, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pemulihan fasilitas umum, seperti badan jalan, polindes, sarana ibadah, serta perbaikan dan pemasangan pipa air bersih guna mendukung kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Di Dusun Gantung Langit, Kampung Burni Bius, Kecamatan Silih Nara, gotong royong dimulai pukul 09.30 WIB dan dipimpin langsung Kapolsek Silih Nara, Iptu Samsul Bahri Bangun. 

Personel Polsek Silih Nara dan Brimob Polda Aceh bersama aparatur kampung dan masyarakat membersihkan badan jalan yang tertimbun material longsor serta sisa banjir bandang, termasuk membersihkan pipa paralon yang tersumbat.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk membuka kembali akses transportasi warga menuju permukiman terdampak sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.

Sementara itu, gotong royong juga dilaksanakan di Kampung Atu Singkih, Kecamatan Rusip Antara, sejak pukul 08.30 WIB hingga 12.30 WIB. 

Personel BKO Brimob Polda Aceh bersama personel Polsubsektor Rusip Antara dan masyarakat setempat membersihkan material tanah dan kayu yang menimbun fasilitas kamar mandi dan toilet masjid. 

Fasilitas tersebut direncanakan akan dialihfungsikan sebagai kamar mandi balai pengajian ibu-ibu kampung. 

Kerja Bakti Pemasangan Pipa Air Bersih

Di lokasi lain, Desa Wih Lah Setie, Kecamatan Bintang, personel BKO Brimob Polda Aceh, Polsek Bintang, serta personel Propam Polres Aceh Tengah bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti pemasangan pipa air bersih yang rusak akibat bencana. 

Pemasangan tersebut bertujuan agar aliran air bersih kembali mengalir ke rumah-rumah warga.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, SIK MH mengatakan kegiatan gotong royong terpadu ini merupakan bentuk respons cepat Polri bersama unsur terkait dalam membantu percepatan pemulihan sarana vital masyarakat pascabencana.

“Melalui sinergi personel Polri, Brimob, aparatur kampung, dan masyarakat, kami berupaya mempercepat pemulihan fasilitas umum dan kebutuhan dasar warga agar kondisi segera kembali normal,” ujarnya. (*)

Baca juga: Aktivitas Ekonomi Masyarakat Aceh Tengah Berangsur Pulih Pascabencana

Baca juga: Sudah 2 Bulan Bencana Alam, 9 Desa di Aceh Tengah dan Satu Desa di Gayo Lues Masih Padam Listrik

Baca juga: Lubang Raksasa di Aceh Tengah Sudah 3 Hektare, Pemkab Usul Relokasi Jalan ke Kementerian PU

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.