WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Band Legendaris KLa Project menggelar konser LUX NOVA di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026) malam.
Konser itu menandai perjalanan karir dan karya KLa Project selama 37 tahun di industri musik Indonesia.
LUX NOVA yang berarti cahaya baru ini benar-benar terasa di dalam konser KLa Project ini.
Baca juga: Tandai 37 Tahun Berkarya, KLa Project Gelar Konser LUX NOVA di Balai Sarbini Jakarta Selatan
Judul konser ini dimaknai sebagai simbol hadirnya cahaya baru sekaligus fase kreatif berikutnya bagi grup yang digawangi Katon Bagaskara (vokal), Romulo Rajadin (gitar) atau Lilo, dan Adi Adrian (keyboard), itu.
Di usia yang sudah memasuki 37 tahun, energi dan 'cahaya baru' KLa Project seakan jadi kekuatan untuk terus berkarya dan semakin bercahaya.
Konser dimulai dengan denting nada-nada indah, yang langsung menyulut euforia penonton saat mengawali konser 37 tahun perjalanan bermusik KLa Project.
Baca juga: KLa Project Hadirkan Nostalgia hingga Celetukan yang Bikin Penonton Tertawa di Konser AETERNITAS
Atmosfer megah dan permainan cahaya panggung yang dinamis mengiringi kemunculan grup legendaris tersebut di hadapan ribuan penonton.
Suasana kemeriahan semakin terasa ketika KLa Project membuka konser dengan lagu 'Tinggal Sehari', disusul 'Datanglah Pesona' dan 'Menjemput Impian'.
"Kami menyanyikan lagu-lagu yang jarang kami bawakan," kata Katon Bagaskara.
Baca juga: Konser 36 Tahun KLa Project, Bukti Nyata Katon Bagaskara dkk Masih Bertaji Jelang 4 Dekade Berkarya
Melihat antusiasme penonton yang memadati gedung konser tampak larut, bertepuk tangan dan bernyanyi bersama, menciptakan interaksi emosional antara musisi dan Klanis, sebutan untuk fans setia KLa Project.
Katon Bagaskara mengapresiasi para penonton yang hadir yang setia mendukung perjalanan musik KLa Project selama puluhan tahun, termasuk generasi muda yang mulai menyukai musik mereka.
"Kalau konser yang sudah-sudah, biasanya kami membuat show lima tahun sekali, tapi kami berhasil bikin konser tiga tahun berturut-turut, ini diluar dugaan kami," kata Katon Bagaskara.
Baca juga: KLa Project Gelar Konser AETERNITAS Sebagai Penanda 36 Tahun Berkarya, Ini Harga Tiket Nontonnya
Ide dan visi konsep konser 'LUX NOVA' didesain untuk menciptakan kedekatan antara musisi dan penonton.
Tidak hanya menghadirkan lagu-lagu populer, KLa Project juga menyusun repertoar khusus yang memuat sejumlah karya yang jarang dibawakan dalam pertunjukan sebelumnya.
Dengan konsep ini, KLa Project ingin memberikan pengalaman yang lebih personal dan eksklusif bagi para penggemar yang hadir.
Penghargaan KLa Project untuk Klanis
Konser ini sekaligus penghargaan KLa Project untuk penonton setia mereka, yang telah tumbuh bersama.
Tercatat, KLa Project menyajikan 23 lagu hitsnya lintas era, mulai karya-karya ikonis hingga materi baru, yang disusun dalam alur pertunjukan yang emosional dan sarat nostalgia.
Konser ini sekaligus menegaskan eksistensi KLa Project sebagai salah satu grup musik paling berpengaruh di Indonesia hingga kini.
Baca juga: Tandai 36 Tahun Berkarya, KLa Project Gelar Konser AETERNITAS di Istora Senayan pada 25 Oktober 2024
Di penghujung konser, KLa Project memberikan kejutan dengan menghadirkan Sisca, yang dulu ikut menyanyikan lagu 'Tentang Kita', lagu saat KLa Project masuk ke industri musik tanah air tahun 1989.
Duet Sisca dan Katon Bagaskara menambah suasana jadi tambah hangat antara KLa Project dan penonton yang telah tumbuh bersama puluhan tahun.
Konser ini ditutup dengan lagu 'kebangsaan' Klanis, yakni 'Tak Bisa Ke Lain Hati' dan 'Yogyakarta' yang monumental.
Baca juga: Diproduseri LiLo KLa Project, Kadri Mohamad Awali Debut Sebagai Solois dengan Merilis Lagu Karmila
Lagu itu jadi semacam lagu anthem saat semua penonton yang hadir turut bernyanyi bersama, menciptakan suasana haru.
Energi emosional yang nostaljik dan kebahagiaan tampak jelas terlihat dari penonton yang hadir setelah melihat sejarah perjalanan musical KLa Project.