TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi menutup aktivitas di bursa transfer paruh musim Pegadaian Championship 2025/2026 dengan mendatangkan Thaufan Hidayat dan Fridolin Kristof Yoku.
Kehadiran dua pemain berpengalaman ini menjadi titik final dari revolusi besar-besaran skuad Laskar Mahesa Jenar demi misi menyelamatkan diri dari zona degradasi.
Asisten Manajer PSIS, Reza Handhika, menegaskan bahwa perekrutan ini merupakan langkah krusial untuk menyempurnakan komposisi tim yang telah dirombak lebih dari 50 persen.
Baca juga: Suntikan Tenaga Baru, PSIS Semarang Rekrut Tiga Pemain Sekaligus demi Lepas dari Papan Bawah
Thaufan (32) yang berposisi sebagai sayap kanan dan Fridolin (28) sebagai gelandang bertahan, didatangkan khusus untuk memenuhi skema teknis yang diinginkan Direktur Teknik, Angel Alfredo Vera.
"Thaufan dan Kristof adalah pemain terakhir yang kami datangkan sebelum bursa ditutup. Ini adalah hasil diskusi panjang dengan tim pelatih dan rekomendasi langsung dari Alfredo Vera agar tim memiliki kedalaman skuad yang mumpuni," ujar Reza di Semarang.
Strategi Bertahan di Pegadaian Championship
Langkah agresif PSIS Semarang di bursa transfer kali ini bukan tanpa alasan.
Manajemen berharap tambahan tenaga baru ini memberikan variasi taktik bagi pelatih untuk menghadapi ketatnya persaingan di putaran kedua.
Thaufan Hidayat sebelumnya tercatat membela Deltras FC, sementara Fridolin Yoku merupakan andalan di lini tengah Persipura Jayapura.
"Kami ingin pelatih memiliki banyak pilihan di berbagai posisi. Harapan utamanya, Thaufan dan Kristof bisa segera memberikan performa terbaik untuk membantu PSIS bertahan di Pegadaian Championship musim depan," tambah Reza.
Baca juga: PSIS Pesta Gol, Libas Tim Liga 4 Jogja UAD FC 0-9: Alfredo Vera Fokus Matangkan Sistem Baru
Cuci Gudang dan Ambisi Baru
Paruh musim ini menjadi momen "cuci gudang" bagi PSIS. Tidak tanggung-tanggung, manajemen melakukan perombakan total, termasuk mencoret tiga pemain asing lama dan menggantinya dengan wajah-wajah baru.
Selain itu, bursa transfer PSIS kali ini terasa istimewa dengan kehadiran tiga pemain naturalisasi untuk mendongkrak performa tim.
Dengan bergabungnya Thaufan dan Fridolin, PSIS Semarang kini menatap sisa kompetisi dengan optimisme baru.
Semua mata kini tertuju pada racikan Alfredo Vera, sejauh mana perombakan besar-besaran ini mampu membawa perubahan instan bagi klub kebanggaan warga Semarang tersebut. (arl)