Tiga Pelajar Siram Air Keras ke Siswa SMK, Begini Kronologis Kejadiannya
Saifullah February 09, 2026 01:03 AM

Insiden penyiraman air keras oleh tiga pelajar terhadap siswa SMK di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026), kembali membuka mata publik tentang maraknya kekerasan remaja di ruang publik. 

Peristiwa ini bukan sekadar kasus kriminal, melainkan cerminan rapuhnya kontrol sosial di kalangan pelajar.

Tiga pelajar berboncengan motor berpapasan dengan kelompok siswa lain.

Tanpa alasan jelas, mereka menyiramkan cairan berbahaya.

Seorang korban mengalami luka di bagian mata, meski tidak sampai menyebabkan kebutaan.

Polisi memastikan identitas pelaku sudah ditelusuri melalui rekaman CCTV.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar: mengapa pelajar membawa cairan berbahaya, dan apa motif di balik aksi brutal tersebut?

Fenomena ini menunjukkan adanya eskalasi kekerasan di kalangan remaja yang tidak lagi sebatas tawuran, tetapi sudah menggunakan bahan berbahaya yang mengancam nyawa.

Respons Aparat

Polisi bergerak cepat dengan mengidentifikasi kendaraan dan pemiliknya. 

Tiga pelajar yang diduga pelaku kini dalam proses penyelidikan.

Sementara korban masih menjalani pemulihan, orang tua sudah melaporkan kasus ini secara resmi.

Insiden ini menjadi alarm bagi sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Kekerasan remaja bukan hanya soal kenakalan, tetapi bisa berujung pada tindak pidana serius.

Pencegahan melalui pendidikan karakter, pengawasan lingkungan, dan penegakan hukum yang tegas menjadi kunci agar tragedi serupa tidak terulang.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.