TRIBUN-SULBAR.COM- Seorang pria bernama Dedi Suharli mendadak viral di media sosial karena aksinya menggendong karung besar.
Kejadian itu terjadi di Jakarta Barat (Jakbar) dan terekam CCTV saat berjalan membawa karung besar warna putih.
Aksi Dedi membuat geger publik karena menduga isi dari karung tersebut adalah mayat.
Namun saat polisi menyelidiki persitiwa itu, ternyata karung tersebut berisi biawak sepanjang dua meter.
Baca juga: 2 Ramalan Shio Hari Ini: Karier Naga dan Ayam Moncer, Cinta di Ujung Perpisahan
Baca juga: 150 Pengendara Ditindak Polisi di Mateng Didominasi Pemotor
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, menjelaskan pria yang terekam kamera telah diklarifikasi polisi.
“Benar, orangnya sudah kita datangi ke kontrakan. Tidak ada pelanggaran hukum, jadi tidak dibawa ke Polsek,” ujar Arfan, melansir Tribunnews.com, Senin (9/2/2026).
Arfan menegaskan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa ini.
Jual beli hewan seperti biawak tidak dilarang selama tidak melanggar aturan konservasi.
“Karena jatuhnya kayak difitnah, padahal dia bukan bawa mayat,” katanya.
Pria tersebut diketahui bernama Dedi Suherli, seorang pengamen yang tinggal di Tambora.
Ia mengaku menemukan biawak saat sedang mengamen di lampu merah Petojo.
Biawak ditangkap dengan cara dilempar batu hingga naik ke darat.
Hewan itu sempat dibawa ke kawasan Lokasari untuk dijual, namun tidak laku.
Kardus diganti dengan karung putih, lalu dibawa pulang melewati Krendang Selatan.
Aksi itu terekam CCTV dan viral karena dikira menggendong mayat.
Dedi mengaku hanya berniat menjual biawak hasil tangkapannya.
“Saya nemu biawak di kali, saya bawa pakai karung. Orang-orang kira mayat,” ujarnya.
Ia menambahkan biawak itu masih hidup saat dibawa pulang.
Polisi pun memastikan tidak ada unsur pidana dalam aksinya.
Peristiwa ini menegaskan betapa cepatnya persepsi publik bisa salah kaprah ketika sebuah visual viral tanpa klarifikasi.
Polisi berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi dan tetap menunggu informasi resmi sebelum menyebarkan dugaan.(*)