Inter Milan Dilarang Melayang Tinggi, Status Nerazzurri Masih Sama Seperti 19 Tim Lain
Arif Tio Buqi Abdulah February 09, 2026 02:57 PM

TRIBUNNEWS.COM - Pemuncak klasemen sementara Liga Italia, Inter Milan, meraih kemenangan telak di pekan 24 Serie A, Senin (9/2/2026).

Inter Milan mengalahkan Sassuolo dengan skor telak 0-5 meski bertindak sebagai tim tamu di Stadion Mapei.

Kelima gol Inter Milan dicetak oleh pemain yang berbeda, mulai dari Yann Bisseck, Marcus Thuram, Lautaro Martinez, Manuel Akanji, dan Luis Henrique menjadi penyumbang skor bagi Nerazzurri.

Kemenangan telak ini seperti penegas sekaligus pengingat bagi para peserta lainnya.

Kekuatan Inter masih menjadi yang terberat untuk dikalahkan.

Sekaligus Nerazzurri menjadi tim yang paling menantang untuk ditaklukkan.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, senang dengan performa anak asuhnya.

Baca juga: Klasemen Liga Italia usai Jay Idzes Cs Disakiti Inter 5-0, Nerazzurri Jauhi AC Milan

BERSELEBRASI - Selebrasi para pemain Inter Milan setelah mencetak gol ke gawang Torino pada pertandingan pekan pertama Serie A Liga Italia 2025/2026 di Giuseppe Meazza, Milan, Selasa (26/8/2025) dini hari WIB. Inter menang 5-0.
BERSELEBRASI - Selebrasi para pemain Inter Milan setelah mencetak gol ke gawang Torino pada pertandingan pekan pertama Serie A Liga Italia 2025/2026 di Giuseppe Meazza, Milan, Selasa (26/8/2025) dini hari WIB. Inter menang 5-0. (Web resmi Inter Milan)

Ia memuji skuadnya yang bisa berkembang di tengah tekanan lawan yang sangat dominan di awal pertandingan.

Meski memerlukan waktu beberapa saat, para pemain Inter bisa beradaptasi dengan baik.

Mereka akhirnya bisa menguasai lini tengah yang menjadi kunci permainan kedua tim.

"Pertandingan ini menunjukkan betapa kami tumbuh dan terus mengalami kemajuan. Kemampuan untuk mengerti momen-momen tertentu di pertandingan dan bertahan di tengah tekanan lawan, itu hal yang luar biasa," kata Chivu dikutip dari Sempre Inter.

"Kami juga belajar untuk lebih efektif mengonversi peluang. Kami mencetak gol lewat peluang pertama yang terjadi. Itu benar-benar menjadi pembeda."

"Mereka (Sassuolo) menempatkan kami di posisi yang sangat sulit di awal laga dengan permainan bola vertikal."

"Namun kami membaca momen dengan baik dan berhasil menggandakan keunggulan. Kemampuan mengenali kapan kami harus menderita dan bangkit itu menjadi bagian dari pertumbuhan kami," sambungnya.

Meski bangga dengan pencapaian anak asuhnya kali ini, Chivu tetap menekankan pentingnya para pemain Nerazzurri menapak tanah.

Mereka memang sedang memimpin klasemen sementara Liga Italia dengan jarak cukup lumayan dari tim peringkat kedua.

Namun status itu tak memberikan garansi apapun.

Malahan status Inter masih sama seperti 19 tim lainnya, yaitu tanpa berkompetisi demi mendapatkan tiga poin.

Kesabaran dan ketekunan mendapatkan poin baru akan menentukan nasib Inter saat kompetisi benar-benar dinyatakan berakhir.

"Kami harus mengenali perubahan dan perkembangan yang kami alami selama dua setengah bulan terakhir," ucap Chivu.

"Namun kami juga harus tetap rendah hati dan menjaga kaki kami tetap di tanah."

"Masih ada banyak tim yang berlomba merebut peringkat atas."

"Mari kita lihat apa yang terjadi saat sudah berada di Maret atau April," paparnya.

Inter Milan saat ini duduk di puncak klasemen Liga Italia dengan raihan 58 poin dari 24 pertandingan.

Untuk sementara, mereka unggul 8 angka dari AC Milan yang baru mencetak 50 poin dari 23 laga.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.