Viral dr Rosa Bantu Persalinan Darurat Penumpang Ojol, Plt Dirut RSUD Doris: Itu Amanah Profesi
Sri Mariati February 09, 2026 04:50 PM

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Kisah seorang dokter membantu proses persalinan seorang ibu di dalam mobil menjadi perhatian publik. Menariknya, dokter tersebut saat itu tengah bekerja sebagai driver online.

Dokter tersebut diketahui bernama dr Rosa, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) bertugas di RSUD Dr Doris Sylvanus, Kalimantan Tengah. 

Saat ini, dr Rosa sedang menempuh pendidikan Spesialis Penyakit Dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Jawa Timur.

Meski berada di luar peran resminya sebagai tenaga medis dan tidak sedang bertugas di rumah sakit, dr Rosa tetap memberikan pertolongan persalinan kepada seorang ibu mengalami kondisi darurat.

Tindakan tersebut dinilai sebagai wujud nyata pengamalan sumpah profesi dokter, menempatkan keselamatan manusia sebagai prioritas utama.

Plt Direktur RSUD Dr Doris Sylvanus Suyuti Syamsul, menyampaikan apresiasi atas tindakan dilakukan dr Rosa. 

Menurutnya, apa yang dilakukan dr Rosa merupakan kewajiban yang telah diatur dalam undang-undang.

“Sebagai dokter, beliau telah melaksanakan amanah undang-undang untuk memberikan pertolongan kedaruratan yang menjadi kewajiban setiap dokter. Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh dr. Rosa,” ujar Suyuti kepada TribunKalteng.com, Senin (9/2/2026).

Terkait kemungkinan dr Rosa kembali bertugas di RSUD Dr Doris Sylvanus setelah menyelesaikan pendidikannya, Suyuti mengaku belum dapat memastikan hal tersebut. 

“Saya belum tahu soal beliau mau kembali atau tidak. dr Rosa tidak memiliki ikatan dinas tugas belajar dengan RSUD Doris Sylvanus, namun jika beliau ingin kembali bertugas, tentu dengan senang hati kami terima,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suyuti juga menyampaikan kondisi sumber daya dokter di RSUD Dr Doris Sylvanus saat ini. 

Ia menyebutkan, rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Tengah tersebut didukung oleh tenaga medis yang cukup memadai.

“Jumlah dokter di RSUD Doris saat ini sebanyak 84 dokter spesialis dan 26 dokter umum,” ungkapnya.

Baca juga: VIRAL Mobil Terbakar di Kebun Sawit, Pikap Diduga Garong TBS Dibakar Petani Plasma Seruyan Tengah

Baca juga: Alat Mematikan Sel Kanker Ada di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Masyarakat Bisa Deteksi Dini

Ia pun menyampaikan pesan kepada seluruh dokter, baik yang bertugas di RSUD Dr Doris Sylvanus maupun di fasilitas kesehatan lainnya di Kalimantan Tengah, agar senantiasa menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan profesi.

“Dokter diwajibkan oleh undang-undang untuk memberikan pertolongan pertama pada kegawatdaruratan. Mari melaksanakan kewajiban tersebut dengan riang gembira,” tuturnya.

Kisah dr Rosa menjadi gambaran bahwa profesionalisme seorang dokter tidak dibatasi oleh ruang praktik atau jabatan, melainkan oleh nilai kemanusiaan dan komitmen untuk menolong sesama kapan pun dibutuhkan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.