TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial (FIS) Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan psikoedukasi kesehatan mental anak. Kegiatan ini dilaksanakan di tujuh Sekolah Dasar yang berada di Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.
Adapun sekolah yang menjadi sasaran kegiatan tersebut yakni SDN Nitakloang, SD Ribang Wairpelit, SDI Bloro, SDI Solot, SD Ladogahar Natawulu, dan SDI Key. Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa dari Program Studi Psikologi serta Program Studi Ilmu Komunikasi, dengan dukungan penuh dari Lembaga Layanan Psikologi Universitas Nusa Nipa.
Tim dosen yang terlibat langsung di lapangan dipimpin oleh Debi Angelina Br. Barus, S.Psi., M.Psi, selaku Wakil Dekan III Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial. Kegiatan ini juga diikuti oleh Ketua Program Studi Psikologi Maria Megaloma H.G., S.Psi., M.Psi, Sekretaris Program Studi Psikologi Epifania M. Ladapase, S.Psi., M.Psi, Kepala Lembaga Layanan Psikologi Siti Anggarini, S.Psi., M.Psi, serta sejumlah dosen Psikologi lainnya, yakni Florensia Nei, S.Psi., M.Psi, Maria Helena, S.Psi., M.Psi, dan Nicolin Claudiana OCDB, S.Psi., M.Psi. Selain itu, mahasiswa FIS UNIPA turut dilibatkan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik lapangan.
Psikoedukasi yang diberikan berfokus pada upaya preventif dalam meningkatkan kesehatan mental anak. Materi disampaikan secara interaktif dan disesuaikan dengan tahap perkembangan siswa sekolah dasar, meliputi pengenalan emosi, cara mengekspresikan perasaan secara sehat, membangun relasi sosial yang positif, serta pentingnya menjaga kesehatan mental sejak usia dini.
Baca juga: Ijazah Lulusan Universitas Nusa Nipa Diakui Pemerintah Jerman, Dapat Izin Gunakan Gelar atau Profesi
Wakil Dekan III FIS UNIPA, Debi Angelina Br. Barus, S.Psi., M.Psi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam merespons tantangan kesehatan mental anak yang semakin kompleks.
“Psikoedukasi sejak dini sangat penting agar anak-anak memiliki bekal psikologis yang kuat, mampu mengenali dan mengelola emosi, serta tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara mental dan sosial,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para guru. Mereka menilai kehadiran dosen dan mahasiswa UNIPA memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kesehatan mental siswa di lingkungan sekolah dasar.
Melalui kolaborasi antara Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial, Program Studi Psikologi, Program Studi Ilmu Komunikasi, dan Lembaga Layanan Psikologi UNIPA, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan dalam mendukung tumbuh kembang anak serta memperkuat peran universitas sebagai mitra strategis masyarakat di bidang kesehatan mental.