TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Seorang pemuda inisial DA (19) menjadi korban pengeroyokan saat berboncengan dengan teman wanitanya di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar).
Terduga pelaku pengeroyokan diperkirakan berjumlah delapan orang.
Pelaku sempat dikejar warga namun berhasil melarikan diri dan meninggalkan satu unit sepeda motor di lokasi kejadian.
Baca juga: Jaga Keasrian Kota, Pemkab Mamuju Tengah Akan Tertibkan Spanduk dan Baliho
Baca juga: Ramalan Shio Kerbau Besok 10 Februari 2026: Karier Dilirik Atasan, Tapi Urusan Cinta Sedang Diuji
Aksi pengeroyokan itu terjadi di Dusun Tulung Agung, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Senin (9/2/2026) tadi malam.
Berawal ketika korban dihadang para pelaku saat melintas di depan pos ronda Jombang.
"Terduga pelaku diperkirakan berjumlah delapan orang," kata Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna dalam keterangannya.
Disebutkan saat itu, korban melintas di depan pos ronda Jombang, bersama teman wanitanya.
Korban tiba-tiba dihadang sekelompok pemuda yang tak dikenal.
Bahkan pemuda mengendarai sepeda motor CRF, sempat mengeluarkan badik dan mengancam korban.
Karena merasa khawatir, korban berupaya kabur sambil mencari pertolongan.
Meski demikian, korban sempat diancam menggunakan Senjata tajam (sajam) jenis badik lalu dikeroyok pakai kayu.
"Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka memar pada wajah dan punggung belakang," ujar Sandy.
Menurut Sandy, warga sempat berupaya mengamankan terduga pelaku namun berhasil meloloskan diri.
Diakui, pihaknya telah mendatangi tempat kejadian peristiwa (tkp) untuk melakukan penyelidikan.
Sementara korban diarahkan melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Polman.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli