KPPG Sebut MBG 1.166 Murid SD di Bandar Lampung Tak Dihentikan, Proses Peralihan Dapur
Robertus Didik Budiawan Cahyono February 10, 2026 04:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Lampung Achmad Hery Setiawan menegaskan bahwa penyaluran pemenuhan gizi di Kecamatan Sukarame tidak dihentikan.

Melainkan, kata dia, sedang berada dalam proses peralihan layanan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari pemerataan penerima manfaat sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) Revisi 4.

Namun peralihan layanan tersebut membuat dua SD di Kecamatan Sukarame tidak menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) kurang lebih satu bulan. Yakni mulai dari 12 Januari 2026 sampai Selasa, 10 Februari 2026.

Kedua SD itu, yaitu SDN 1 Way Dadi dan SDN 1 Harapan Jaya Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung. Sebelumnya, dua SD tersebut dilayani di Dapur SPPG 4 Sukarame kemudian dialihkan ke dapur 02 Way Dadi Baru Muhammadiyah.

Kedua kepala sekolah mengklaim mereka telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan dapur 02 Way Dadi Baru Muhamadiyah minggu lalu.

Baca juga: Selama Sebulan, 1.166 Murid SD di Bandar Lampung Tidak Terima MBG Lagi

Dalam proses itu, sejumlah sekolah yang sebelumnya dilayani oleh SPPG Sukarame 4 dialihkan ke SPPG terdekat yang telah memiliki kepala SPPG dan dinyatakan siap beroperasi.

"Ini bukan penghentian layanan, tetapi penyaluran dalam proses peralihan dan kesiapan SPPG baru," ujar Achmad Hery Setiawan, Rabu (10/2/2026).

Ia menjelaskan, SPPG terdekat yang akan melayani sekolah tersebut saat ini tengah menyelesaikan tahap akhir persiapan operasional.

Proses yang masih berjalan meliputi finishing administrasi, seperti penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sekolah, pencairan dana, serta pemenuhan kekurangan minor pada fasilitas dapur.

Achmad menambahkan, pihak sekolah yang terdampak juga telah melakukan MoU ulang dengan SPPG yang akan segera beroperasi.

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan pemerataan penerima manfaat kepada SPPG yang baru, sehingga layanan pemenuhan gizi dapat berjalan lebih optimal dan merata," jelasnya.

Ia berharap, dalam waktu dekat seluruh penerima manfaat di Kecamatan Sukarame dapat kembali dilayani oleh SPPG yang telah ditetapkan, sehingga program pemenuhan gizi tetap berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus ) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.