Tribunlampung.co.id, Bogor - Pengendara mobil terlibat adu mulut dengan Wakil Wali (Wawali) Kota Bogor Jenal Mutaqin.
Peristiwa terjadi Jalan Dr Sumeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, dan videonya viral di media sosial.
Melansir Tribun Jatim, dalam unggahan di akun Instagramnya, sang pengemudi mobil menceritakan kronologi kejadian hingga menyayangkan sikap Jenal Mutaqin yang disebutnya sok jagoan.
Sebelumnya, akun Instagram Jenal Mutaqin mengunggah video yang merekam kejadian tersebut.
Awalnya, terlihat sebuah mobil putih berpelat F sedang parkir di pinggir jalan.
Jenal kemudian menghampiri mobil itu sambil mengetok bagian belakang mobil.
"Pak maju pak maju pak," teriak Jenal Mutaqin dengan suara membentak.
Mobil itu pun terlihat sudah menyalakan mesin dan hendak maju.
Kemudian dengan kacamata hitam dan kemeja putih, Jenal Mutaqin tampak berbicara dengan wanita yang ada di dalam mobil.
"Bu maju, macet sampai belakang bu," teriaknya sambil menunjuk ke belakang.
Terdengar suara seorang wanita di dalam mobil ikut berteriak, namun tak terdengar ucapannya.
Jenal Mutaqin pun masih terus meladeni ibu tersebut.
"Semua orang dapat hak bu," katanya sambil terus berteriak dan mengikuti mobil yang sudah jalan.
Tak hanya itu saja, Jenal Mutaqin juga berteriak kencang sambil melihat ke arah mobil.
"Heuh, udah salah ngotot!," teriaknya.
Pada caption video itu, Jenal Mutaqin pun meminta maaf jika terdapat kesalahan saat dirinya menegur.
Padahal menurut Jenal, hal itu ia lakukan demi memberikan hak pada pengendara lain di belakang.
"Mohon maaf ibu klo cara sy salah dlm menegur. Ibu minta saya sopan dan ga teriak2. ..smntara ratusan kendaraan di belakang klakson tidak di dengar.
Maaf klo sy salah.. ibu HEBAT.
Persimpangan RSUD," tulis Jenal Mutaqin, melansir dari TribunBogor.
Video itu pun viral di media sosial dan dikomentari oleh pemilik mobil.
Rupanya ia tak terima mobilnya diposting tanpa seizin dirinya.
Ia juga menjelaskan kronologi dirinya parkir di pinggir jalan.
"Hai min. Itu saya yg didalam mobil. Yg nyetir suami saya, saya di bangku depan.
Saya ijin jelaskan. Di gedung sebelah kiri itu ada kondangan saudara saya. Saya datang jam 12an, saya mau masuk ke dalam tapi tidak diperbolehkan masuk oleh tukang parkir.
Saya tanya parkir dimana? Katanya didepan situ saja bu, kebetulan ada 3 mobil yg parkir sebelum saya. Saya keluar sekitat 12.30 an atau 12.40 dan masuk mobil, suami saya menyalakan mobil, pasang seatbealt namun tiba2 mobil dipukul dari belakang," tulis akun @thapermata.
Ia pun murka dengan sikap Jenal yang menurutnya seperti jagoan.
Bahkan dirinya menyarankan kepada Wakil Wali Kota untuk tidak sombong.
"lalu teriak2.. Kami semua kaget ini siapa teriak2. Saya otomatis teriak, SABAR BAPAK ini mau jalan. Lalu dia makin marah dah pukul2 mobil.
Saya baru tau yg teriak2 itu ternyata wakil wali kota bogor. Kalau dilihat di postingan IG si bapak bang jago ini, dia minta maaf menegur secara salah dan bilang ibu Hebat. Iya saya sempat marah didalam dan memaki. Digaji pakai pajak saya jangan belagu," tulisnya lagi.
Ia juga protes mobilnya diviralkan tanpa seizin dirinya dan tidak ditutup pelat nomornya.
"Satu lagi, disitu terpampang jelas nomor mobil saya, dan apakah kalian sudah ijin ke saya untuk posting dan apakah kalian sudah tau historicalnya?
Memposting nomor kendaraan tanpa izin adl privacy dan bisa dilaporkan di UU ITE UU No.11/2008 dan turunannya," tandasnya.
Menurut dia, tidak selayaknya pemimpin daerah berlaku seperti itu.
"Terlepas dari apapun tujuan ybs, Seperti tidak ada adabnya kak. Teriak2 pukul mobil..," tulisnya.
Ia pun menjawab komentar netizen yang mengatakan kalau sebaiknya ia diam saja.
"Soalnya (menurut keyakinan saya) si pembantu itu gayanya sok preman. Hih," tulis dia.
"Eh, preman. Faktanya mantan sekuriti," tambahnya.
Dirangkum dari TribunnewsBogor.com, Jenal Mutaqin merupakan politikus kelahiran Bogor, 17 Juli 1985.
Ia kini telah berusia genap berusia 40 tahun.
Jenal Mutaqin adalah anak dari pasangan Ukay Sukmawan dan E Rokayah.
Sejak kecil, dirinya tumbuh besar di Kota Hujan ini.
Jenal Mutaqin tercatat sebagai alumni SMK Pelayaran Makarya Bogor (2001-2004).
Ia melanjutkan jenjang perguruan tinggi dengan mengambil jurusan Sarjana Hukum di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Dharma Andigha, Bogor, lulus tahun 2016.
Jenal Mutaqin memiliki perjalanan hidup yang menarik.
Dirinya mengawali karier sebagai pramuniaga di Ada Swalayan (2004-2006).
Lanjut sebagai satpam di Restoran Gili-gili hingga tahun 2009.
Jenal Mutaqin lalu banting setir dengan terjun ke dunia politik.
Ia mencoba peruntungannya dengan maju di Pemilihan Legislatif 2009 lewat Partai Gerindra.
Tak tanggung-tanggung, Jenal Mutaqin langsung menjabat dua periode hingga 2019.
Pada Pileg 2019, ia kembali maju dan berhasil duduk sebagai wakil rakyat.
Jenal Mutaqin memutuskan maju di Pemilihan Daerah (Pilkada) 2024.
Ia mendampingi calon Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.
Keduanya diusung PAN, Gerindra, Demokrat, Perindo, dan Gelora.
Pertarungan Pilkada Kota Bogor sangat meriah karena menghadirkan 5 pasangan sekaligus.
Berikut hasil akhir dari Pilkada Kota Bogor dikutip dari data KPU:
Pasangan nomor urut 1 Sendi Fardiansyah-Melli Darsa mengumpulkan 48.175 suara
Pasangan nomor urut 2 Atang Trisnanto-Annida Allivia memperoleh 136.961 suara.
Pasangan nomor urut 3 Dedie Rachim-Jenal Mutaqin memperoleh 183.500 suara.
Pasangan nomor urut 4 Rena Da Frina-Achmad Teddy Risandi memperoleh 58.415 suara.
Pasangan nomor urut 5 Raendi Rayendra-Eka Maulana meraih 71.736 suara.
Pada akhirnya, Dedie A. Rachim dan Jenal Mutaqin terpilih menjadi Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2025 - 2030.
Keduanya dilantik Presiden Prabowo Subianto secara serentak di Istana Negara, Jakarta pada Kamis (20/2/2025).