Virgoun Bertekad Ambil Alih Hak Asuh Anak dari Inara Rusli Usai Mediasi
Kharisma Tri Saputra February 10, 2026 07:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Hari ini, Selasa (10/2/2026), musisi Virgoun hadir memenuhi panggilan klarifikasi di Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA). 

Merupakan tindaklanjut laporan mantan istri, Inara Rusli, kedatangan Virgoun.

Virgoun diduga membawa paksa ketiga anak, yang hak asuhnya berada di tangan Inara Rusli sejak mereka diputus bercerai.

Sebagai bentuk sikap kooperatif atas panggilan resmi Komnas PA, Virgoun datang ke Komnas PA sekitar pukul 10.46–10.50 WIB di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Ada beberapa keputusan yang disampaikan setelah klarifikasi tersebut rampung digelar.

Di antaranya adalah uji kelayakan tempat tinggal Virgoun oleh Komnas PA.

INARA RUSLI INGIN DAMAI - Inara Rusli menyambangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2026). Kedatangannya dalam rangka menindaklanjuti penolakan restorative justice (RJ) oleh pihak Wardatina Mawa.
INARA RUSLI INGIN DAMAI - Inara Rusli menyambangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2026). Kedatangannya dalam rangka menindaklanjuti penolakan restorative justice (RJ) oleh pihak Wardatina Mawa. (Dokumentasi/(KOMPAS.com/Revi C Rantung))

Kedua adalah mediasi dengan Inara Rusli dalam waktu dekat.

Selain itu, kuasa hukum Virgoun, Sandy Arifin mengungkap kesiapan kliennya untuk mengambil alih hak asuh anak.

"Seperti yang disampaikan tadi ada mediasi dan visit (kelayakan). Yang kedua, setelah hasil mediasi itu mau gagal atau sepakat damai kita akan segera mengajukan pengalihan hak anak asuh kepada klien kami," terang Sandy Arifin, dikutip dari YouTube Cumicumi pada Selasa (10/2/2026).

"Kami telah menyiapkan, kita lagi menunggu hasil dari mediasi nanti dan hasil visit."

"Jadi sementara itu ya teman-teman," tungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Virgoun enggan menjawab alasan ingin mengambil hak asuh anak dari Inara Rusli.

"Bang alasan ingin mengambil hak asuh anak apa bang?" tanya wartawan.

"Tanya ke (Ketua Komnas PA), tadi sudah disampaikan," timpal Sandy Arifin sambil meninggalkan kantor Komnas PA.

Pelantun Surat Cinta untuk Starla tersebut hanya tersenyum dan menyatukan tangan enggan menjawab pertanyaan terakhir dari wartawan.

Kronologi Perselisihan Hak Asuh Anak Inara Rusli–Virgoun

Persoalan perebutan anak Inara dan Virgoun bermula pada pertengahan November 2025.

Saat itu, Inara Rusli tengah menghadapi laporan dari selebgram Wardatina Mawa terkait dugaan perzinaan dan perselingkuhan dengan pengusaha Insanul Fahmi.

Dalam situasi tersebut, Virgoun disebut berinisiatif menjemput dan membawa anak-anaknya dengan alasan menjaga kondisi mental mereka di tengah kasus yang menimpa sang ibu.

Kuasa hukum Inara Rusli, Daru Quthny, menjelaskan kronologi awal penjemputan anak oleh Virgoun.

"Berawal dari adanya kasus yang saat ini masih berjalan terkait Inara Rusli pada saat November pertengahan ada penjemputan anak memang oleh ayahnya sendiri, atas dasar alasan Inara dalam posisi ada kasus yang harus dihadapi," ungkap Daru Quthny, dikutip Tribunnews dalam YouTube Reyben Entertainment, Rabu (4/2/2026). 

Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi Inara disebut telah membaik dan proses hukum yang dihadapinya mulai berkembang.

Dalam situasi tersebut, Inara meminta agar anak-anaknya dikembalikan.

"Berjalannya waktu dari November ke Desember, Inara ini meminta anaknya untuk dikembalikan. Dasarnya apa? Karena Inara dan mantannya sudah bercerai," jelas Daru.

Daru menegaskan secara hukum, Inara memiliki hak hadhanah atas anak-anaknya.

"Putusannya Inara punya hak hadhanah untuk memelihara anak sampai dengan 12 tahun.

Baru setelah itu, anaknya bisa memilih untuk tinggal dengan ibu atau ayahnya," tuturnya.

Meski demikian, hingga kini anak-anak tersebut belum juga dikembalikan kepada Inara.

"Sampai detik ini, V tidak kunjung mengembalikan anaknya kepada Inara. "

Walau pun kunjungan Inara melihat anaknya, sesulit apa pun masih bisa ketemu. Benar seperti pernyataan ibunya V," lanjut Daru.

Terkait anggapan langkah Inara melapor dipicu oleh persoalan nafkah anak, Daru membantah keras tudingan tersebut.

Ia menegaskan laporan itu murni dilakukan demi kepentingan anak.

"Inara ini bukan berkunjung, tetapi mau mengambil anaknya. Ini kondisi yang lagi diputar, seolah Inara ini lagi berkasus, anaknya baik-baik saja, tidak dipersulit untuk kunjungan, dan dianggap Inara numpang hidup dari hak anak yang diberikan ayahnya," tegas Daru.

(Tribunnews.com/ Siti N/Rinanda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.