DPRK Gayo Lues Minta Polisi dan Pemkab Awasi Pendistribusian BBM hingga Tertibkan Pengecer Ilegal
Mawaddatul Husna February 10, 2026 11:47 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues 

TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Anggota DPRK Gayo Lues meminta aparat kepolisian dan pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat untuk mengawasi pendistribusian dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dari SPBU kepada masyarakat.

Diketahui, setelah pascabencana alam di Gayo Lues kini banyak muncul mafia BBM dan kerap melakukan penimbunan.

Selain itu agen pengecer ilegal juga mulai bermunculan dan menjamur di Gayo Lues pada akhir-akhir ini.

Bahkan harga eceran BBM bersubsidi juga masih dijual bervariasi di kios pengecer.

Pascabencana alam pengisian BBM di SPBU masih dibatasi yakni untuk kendaraan roda empat boleh mengisi 15 liter.

Dan sepeda motor maupun becak mesin hanya boleh mengisi 3 liter atau setara dengan Rp 30.000, padahal masa tanggap darurat sudah selesai.

Amatan TribunGayo.com dalam satu bulan terakhir di sejumlah SPBU di Gayo Lues.

Pengisian BBM masih saja terjadi antrean panjang meskipun pasokan BBM mulai lancar dan normal.

Diduga yang melakukan pengisian BBM itu agen pegecer ilegal.

Atas kondisi tersebut, Anggota DPRK Gayo Lues, H Ibnu Hasim meminta aparat kepolisian dan Pemkab Gayo Lues untuk mengawasi penyaluran dan  pendistribusian BBM dari SPBU kepada masyarakat.

"Sehingga tidak terjadi penimbunan ditengah-tengah  pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana alam di kabupaten itu," kata Ibnu Hasim.

Pengecer Ilegal Harus Ditertibkan

Dikatakan, selain mengawasi pendistribusian dan penyaluran BBM bersubsidi itu, agen pengecer ilegal juga harus ditertibkan.

Sehingga tidak terjadi kelangkaan BBM dan harga eceran di kios pedagang pengecer tidak bervariasi.

"Akhir-akhir ini masyarakat  di Gayo Lues untuk mendapatkan BBM bersubsidi dari SPBU harus selalu rela mengantre panjang ditengah pengisian yang masih dibatasi di setiap SPBI.

Kini sudah saatnya penyaluran dan pendistribusian BBM tersebut diawasi oleh pemerintah daerah bersama aparat kepolisian itu," sebut mantan Bupati Gayo Lues dua periode itu.

Menurut Ibnu Hasim, pengisian BBM di SPBU juga tidak perlu dibatasi menyusul pasokan BBM ke Gayo Lues sudah mulai normal. (*)

Baca juga: Satlantas Polres Gayo Lues Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalulintas ke Warga dan Pelajar

Baca juga: Tiga Rumah Warga di Depan Kampus Unsyiah Gayo Lues Hangus Terbakar

Baca juga: Kasus Pencurian Ternak di Gayo Lues, Enam Pelaku Berhasil Diamankan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.