PM Keir Starmer Tegaskan Tak Akan Mundur di Tengah Pusaran Skandal Epstein
Bobby Wiratama February 11, 2026 02:15 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer, memberikan pernyataan tegas pada Selasa waktu setempat (10/2/2026) bahwa ia tidak akan pernah meninggalkan jabatannya.

Pernyataan ini muncul sebagai jawaban atas desakan mundur yang datang dari pemimpin Partai Buruh di Skotlandia serta sejumlah tokoh internal partai yang mempertanyakan otoritasnya.

Adapun tekanan hebat yang mendera Starmer terjadi akibat keputusannya menunjuk Peter Mandelson sebagai Duta Besar untuk Amerika Serikat.

Hal ini menuai kecaman banyak pihak setelah dokumen Jeffrey Epstein atau Epstein Files menunjukkan bahwa Mandelson selama ini dekat dengan sosok pelaku kejahatan seksual asal AS tersebut.

Kecaman pun kian menguat mengingat Starmer mengakui tetap menunjuk Mandelson meskipun informasi tersebut sudah ia ketahui jauh hari sebelum Epstein Files diumumkan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS).

Seperti yang diwartakan sebelumnya, Departemen Kehakiman AS menyertakan bukti berupa surel yang menunjukkan bahwa Mandelson diduga telah membocorkan diskusi mengenai potensi penjualan aset Inggris dan perubahan pajak kepada Epstein selama masa krisis keuangan.

Mandelson belum memberikan komentar publik terkait tuduhan pembocoran dokumen tersebut dan tidak menanggapi pesan yang meminta keterangan.

Saat ini, ia tengah berada di bawah penyelidikan kepolisian atas dugaan pelanggaran jabatan.

Starmer Melawan

Menghadapi derasnya tekanan untuk mundur tersebut, Starmer pun memilih untuk melawan. 

Dalam kunjungannya ke sebuah pusat komunitas di Inggris bagian selatan, Starmer berusaha menunjukkan bahwa karier politiknya masih jauh dari kata berakhir. 

Baca juga: PM Keir Starmer Akui Tutupi Koneksi Epstein dalam Penunjukan Dubes untuk AS

Langkah ini diambil hanya sehari setelah ia menerima tuntutan mundur dari pemimpin Partai Buruh Skotlandia, Anas Sarwar.

"Saya tidak akan pernah meninggalkan mandat yang diberikan kepada saya untuk mengubah negara ini," ujar Starmer di hadapan audiens seperti yang dikutip dari Reuters.

"Saya tidak akan pernah meninggalkan orang-orang yang saya perjuangkan, dan saya tidak akan pernah meninggalkan negara yang saya cintai." sambungnya.

KEIR STARMER EPSTEIN - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer (kiri) saat berdebat dengan Kemi Badenoch (kanan) selaku Pemimpin Partai Konservatif.
KEIR STARMER EPSTEIN - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer (kiri) saat berdebat dengan Kemi Badenoch (kanan) selaku Pemimpin Partai Konservatif. (Tangkap Layar Youtube / GBNewsOnline)

Alih-alih sibuk bertikai secara internal membahas Mandelson skandal Epstein, Starmer pun mendesak partainya untuk fokus menghadapi musuh politik yang nyata yakni partai populis Reform UK.

Starmer menyatakan bahwa pertarungan yang sesungguhnya adalah melawan siasat politik dari Partai Reform UK.

Ia menilai langkah politik yang dilakukan Partai Reform UK terhadapnya memecah belahdan mencabik-cabik Inggris

Dukungan untuk Starmer

Meskipun mendapatkan tekanan dari beberapa pihak, Starmer masih memperoleh sejumlah dukungan penuh dari jajaran menteri seniornya dalam menghadapi skandal Epstein ini. 

Dukungan tersebut bahkan juga datang dari para pesaing potensial di kepemimpinan Partai Buruh, termasuk mantan Wakil Perdana Menteri Angela Rayner, serta banyak anggota parlemen dari Partai Buruh.

Baca juga: Raja Charles III Turun Gunung Atasi Kasus Dugaan Andrew Beri Dokumen Negara ke Jeffrey Epstein

Pada Selasa, tokoh kader Partai Buruh lainnya yakni Wali Kota Greater Manchester Andy Burnham, juga menyatakan dukungannya kepada Starmer.

"Ya, dia mendapatkan dukungan saya, pemerintah mendapatkan dukungan saya," ungkap Burnham setelah menyampaikan pidato di lembaga pemikir Resolution Foundation.

"Saya pikir apa yang perlu kita lakukan sekarang adalah memacu perubahan dengan lebih cepat, dan itu berarti persatuan yang lebih besar di seluruh keluarga besar gerakan Partai Buruh." pungkas Burnham.

EPSTEIN FILES. Tangkap layar YouTube ABC News, Senin (9/2/2026). Dokumen keuangan terbaru yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS mengungkap sisi lain dari miliarder kontroversial Jeffrey Epstein.
EPSTEIN FILES. Tangkap layar YouTube ABC News, Senin (9/2/2026). Dokumen keuangan terbaru yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS mengungkap sisi lain dari miliarder kontroversial Jeffrey Epstein. (Tangkap Layar Youtube / ABC News)

(Tribunnews.com/Bobby) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.