TRIBUNBEKASI.COM, BOVEN DIGOEL- Peristiwa memilukan terjadi di di Lapangan Terbang Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 11.25 WIT.
Sebuah pesawat yang Smart Air PK-SNR yang hendak mendarat ditembaki oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).
Pesawat yang ditumpangi 13 orang plus Pilot dan Co-pilotnya ditembaki sebelum mendarat dari sekitar bandara.
Pilot dan Co-pilot sempat selamat dan melarikan diri ke hutan sesaat setelah mendarat.
Nahas, pilot Kapten Egon Irawan dan co-pilot Baskoro berhasil ditemukan dan ditangkap oleh para OTK.
Para OTK kemudian membawa keduanya kembali ke bandara dan mengeksekusinya dengan cara ditembak.
Sebelum kejadian, pesawat berangkat dari Tanah Merah, Boven Digoel, membawa 13 penumpang.
Saat mendarat di Korowai, terjadi penembakan mendadak.
Pilot dan co-pilot sempat mengirim laporan darurat melalui GPS Garmin.
Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra menyampaikan, kedua awak pesawat dikejar pelaku hingga ke dalam hutan sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Pilot dan co-pilot dikejar oleh para pelaku kemudian dibawa dari dalam hutan ke lapangan terbang dan dibantai di situ," kata Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra seperti dilansir Kompas.com.
Sebanyak 13 penumpang dilaporkan selamat dalam insiden tersebut.
Para penumpang merupakan warga setempat.
Pesawat Smart Air saat ini masih berada di Lapangan Terbang Korowai dengan pengamanan aparat.
Berikut daftar nama penumpang pesawat Smart Air PK-SNR:
Aparat keamanan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan serta memastikan situasi di wilayah tersebut tetap terkendali.