SRIPOKU.COM KAYUAGUNG – Sempat tertunda di tahun 2025, pembangunan tahap akhir Museum Bende Seguguk dipastikan kembali berlanjut pertengahan tahun 2026.
Museum pertama dan satu-satunya di Kabupaten Ogan Komering Ilir ini digadang-gadang akan menjadi ikon baru wisata sejarah yang menggabungkan koleksi benda antik dengan kecanggihan layar videotron dan kecerdasan buatan.
Saat ditemui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) OKI, Ahmadin Ilyas mengungkapkan museum yang terletak di jantung Kota Kayuagung ini tengah dipersiapkan menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat.
"Benar, museum ini menjadi yang pertama ada di Kabupaten OKI. Pembangunannya sudah berjalan sejak 2022 hingga 2024 melalui dana Bantuan Gubernur (Bangub) sampai fisiknya selesai dua lantai,” ujar Ahmadin saat ditemui pada Rabu (11/2/2026) sore.
Meski gedung sudah berdiri, penataan interior dan konsep digital sempat mengalami penundaan tahun 2025. Hal ini dikarenakan adanya kebijakan pengalihan fokus anggaran ke infrastruktur jalan.
Namun, Ahmadin memastikan proyek ini akan kembali digeber pada pertengahan tahun 2026 ini.
“Dokumen perencanaan teknis terperinci (DED) sudah rampung tahun 2025 lalu. Jadi tahun ini, kami fokus pada penataan tata pamer interior dan desain berbasis Artificial Intelligence (AI). Prediksi kami, pembangunan tuntas sepenuhnya tahun ini," terangnya.
Menurutnya, konsep dari museum lebih modern dengan dipenuhi layar yang akan menampilkan sejarah, tradisi dan budaya asli Kabupaten OKI dengan memakai teknologi AI.
Di bagian bawah museum nantinya akan dibagi melalui zona A hingga F yang dibuat teratur. Sehingga konsepnya tidak membosankan.
"Karena konsepnya digital AI, setiap zona dipenuhi oleh layar videotron. Jadi saat pengunjung masuk dalam museum mereka seperti masuk ke dunia nyata yang membahas sejarah, adat, tradisi dan budaya atau layaknya bioskop 4 dimensi,"
"Selain itu, akan ditampilkan barang barang bersejarah berupa miniatur visual seperti perahu kajang, sungai komering, rumah adat dan lainnya akan kita tampilkan di dalam area museum,"
"Barang bersejarah lainnya seperti kain kuno, naskah kuno, benda antik dan ada beberapa barang bersejarah kita yang dititipkan di museum Palembang akan ditarik ke sini untuk ditampilkan," terangnya.
Saat disinggung terkait museum yang kini sudah dibuka sementara. Ahmadin membenarkan bila tahun 2026 ini telah digunakan sebagai kantor Disbudpar Kabupaten OKI.
"Memang rancangan awal 2022, untuk museum berada lantai dasar dan untuk lantai atas digunakan sebagai kantor UPTD museum,"
"Tetapi mengingat bagian atas bisa dimanfaatkan, kami berinisiatif kantor Disbudpar pindah ke lantai atas bangunan museum," terangnya.
Ahmadin menjamin aktivitas kantor tak akan mengganggu kenyamanan pengunjung nantinya.
Jika seluruh tahapan pembangunan interior selesai akhir tahun, selanjutnya pembentukan unit pelaksana teknis dinas (UPTD) museum
"Insyaallah, jika semua lancar, pertengahan tahun 2027 Museum Bende Seguguk sudah bisa kita resmikan dan dibuka sepenuhnya untuk umum," pungkasnya.
Baca juga: Tinggalkan Surat Permintaan Maaf Soal Utang, Ayah Dua Anak di Palembang Hilang Misterius
Baca juga: Truk Sayur Hantam Rumah Warga di Musi Rawas, Sopir Alami Patah Kaki