Kecelakaan beruntun melibatkan tujuh kendaraan di terowongan Tol Jagorawi KM 47B arah Jakarta, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, pada Rabu (11/2/2026).
Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.15 WIB tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa.
Kasatlantas Polresta Bogor Kota AKP Robby Rachman mengonfirmasi kecelakaan mencekam tersebut.
AKP Robby juga menjelaskan bahwa seluruh kendaraan yang terlibat melaju dari arah yang sama.
“Semua kendaraan datang bersama sama dari arah Ciawi menuju Jakarta,” kata Kasatlantas Polresta Bogor Kota AKP Robby Rachman kepada TribunnewsBogor.com.
AKP Robby lantas membeberkan kronologi kecelakaan bermula ketika pengemudi truk Hino tracktor bernomor polisi B-9071-UIZ melaju dengan kecepatan tinggi di jalanan menurun.
Tiba-tiba truk tersebut menabrak antrean kendaraan karena terhambat ada pekerjaan perbaikan jalan.
Hantaman keras membuat kendaraan yang lain ikut terdongrong ke depan dan mengakibatkan kerusakan parah.
Beruntungnya tidak ada korban luka dan tewas dalam kecelakaan beruntun tersebut.
“Akibat dari kejadian tersebut tidak ada korban luka maupun jiwa namun kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan,” tandasnya.
Penyebab kecelakaan karena pengemudi truk tidak menyadari adanya antrean kendaraan yang berada di depannya.
"Ya, (kecelakaan) murni kelalaian dari si pengemudi, karena si pengemudi mengaku tidak melihat ada mobil antrean sehingga tidak terlihat," kata Robby.
Hasil olah TKP
Kecelakaan ini berawal dari pengemudi Kendaraan truk Hino Tracktor No. Pol : B-9071-UIZ.
Sopir saat mengemudikan kendaraannya tidak hati-hati sehingga menabrak kendaraan lainnya.
Kasatlantas Polresta Bogor Kota AKP Robby Rachman mengatakan, dari kejadian ini ada beberapa kendaraan yang mengalami kerusakan.
“Yang berat rusak 2, sedangkan 5 ringan untuk luka-luka juga tidak ada,” kata AKP Robby di Pospol Terminal Baranangsiang.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kondisi mobil truk yang menabrak ini dalam kondisi yang laik jalan.
Dari hasil olah TKP ditemukan jejak pengereman.
“Sehingga ada usaha pengereman (dari sopir), cuma ada jarak terlalu dekat sehingga menabrak kendaraan lain, karena cukup turunan dan belokan dikit, dan di trowongan itu ada perbaikan jalan,” ujarnya.
Beberapa pemilik kendaraan yang tertabrak sudah melakukan mediasi.
“Kejadian tersebut sedang ditangani oleh Gakum Polresta Bogor Kota. Alhamdulillah sudah beberapa yang mediasi, cuma kendaraan cukup rusak masih dilaksanakan upaya mediasi,” ucapnya.
Ia memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Semua mobil yang terlibat kecelakaan beruntun ini mengalami kerusakan.