Mengutip Tasnim pada (12/2), hal ini diutarakan oleh Pezeshkian dalam pidato upacara peringatan pada Rabu (11/2/2026).
Pezeshkian menilai ada upaya melalui media dan propaganda untuk menebar kecemasan di masyarakat.
Dia juga meminta maaf atas kekurangan pemerintah, dan menegaskan komitmen pemerintah untuk mengerahkan seluruh upaya dalam mengatasi masalah.
Menegaskan bahwa segala cara yang dipakai tetap di bawah kepemimpinan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei.
Pezeshkian juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan menyeluruh bergantung pada persatuan dan kekuatan internal.
Seraya menyatakan bahwa di tengah berbagai ancaman dan upaya penyesatan, negara kini lebih dari sebelumnya membutuhkan solidaritas dan keutuhan, terutama untuk melindungi generasi muda.
Sehingga, Pezeshkian menegaskan pemerintahannya berkomitmen menyelesaikan persoalan negara dengan segala cara meski menghadapi berbagai tekanan dan hambatan.
Program: Tribun Video Update
Host: Yessy Arisanti Wienata
Editor Video: Hadiyya Qurrata
Uploader: bagus gema praditiya sukirman